PAYAKUMBUH, KP – Sebanyak 1.523 pemilih potensial di Kota Payakumbuh belum melakukan perekaman e-KTP, berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Payakumbuh. Untuk mempercepat proses ini, Disdukcapil melakukan sistem jemput bola dengan mendatangi sekolah-sekolah tingkat SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta.
Kepala Disdukcapil Kota Payakumbuh Wal Asri, yang turut serta dalam kegiatan perekaman di SMK Negeri 1 Payakumbuh, Senin lalu (12/8), optimis perekaman e-KTP akan selesai sebelum pelaksanaan Pilkada pada 27 November 2024 mendatang.
“Dengan kemampuan petugas Dukcapil yang mampu merekam data 250-300 orang per hari, diharapkan seluruh pemilih potensial dapat terakomodasi tepat waktu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebagian besar pemilih potensial yang belum melakukan perekaman merupakan siswa-siswi sekolah. Disdukcapil secara bergiliran mendatangi SMA dan SMK di seluruh Kota Payakumbuh. Perekaman juga dapat dilakukan di kantor Dukcapil atau gerai Dukcapil yang ada di Mal Pelayanan Publik (MPP) Balai Kota Payakumbuh.
Sementara, Kepala SMK Negeri 1 Payakumbuh, Yunita Rosanti mengungkapkan, program jemput bola ini telah berjalan cukup lama. Saat ini, antusiasme siswa untuk melakukan perekaman e-KTP meningkat signifikan meskipun pada awal program mereka sempat enggan berpartisipasi.
“Saat ini ada 68 siswa kami yang akan melakukan perekaman e-KTP, dan kami berharap semuanya bisa selesai dalam satu hari,” ujar Yunita. (dst)
