LIMAPULUH KOTA, KP – Setelah lima tahun tanpa mengirim utusan, sebanyak 11 pelajar dari Kabupaten Limapuluh Kota kembali mewakili Sumbar dalam berbagai kompetisi nasional, yakni Olimpiade Sains Nasional (OSN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
Bupati Limapuluh Kota Safaruddin memberikan perhatian khusus kepada para pelajar berprestasi itu dengan mengundang mereka ke pendopo rumah dinas bupati, Minggu malam (28/7). Acara ini juga dihadiri Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Nevi Safaruddin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Afri Efendi, para kepala sekolah, serta orang tua siswa.
“Dari ribuan pelajar di Limapuluh Kota, adik-adik sekalian mampu menjadi yang terbaik dan berhak mewakili Sumbar di tingkat nasional. Kami mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya,” kata bupati.
Para pelajar yang mewakili Limapuluh Kota di tingkat nasional antara lain Ibrahim Razad dan Muhammad Tirta (pantomim, SMPN 1 Harau), Deni Hansel Situmorang dan Syarif Hidayatullah (IPA, SMPN 1 Harau), Siti Muthmainah, Nobel Lorenzo, dan Muhammad Zaqli (ansambel, SMPN 1 Guguak), Radivo Aprilio (pencak silat, SDN 04 Piobang), Shayla Khairinna (IPA, SDN 04 Simalanggang), dan Shifa Amanda (matematika, SDN 02 Sungai Kamuyang).
Bupati Safaruddin menekankan pentingnya apresiasi pemerintah bagi pelajar berprestasi sebagai komitmen daerah dalam mendukung generasi cerdas secara intelektual, emosional, dan spiritual. Ia juga mengingatkan agar para pelajar tetap percaya diri dan tidak merasa cemas saat berkompetisi di tingkat nasional.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Afri Efendi menambahkan, terakhir kali Kabupaten Limapuluh Kota mengutus siswanya ke tingkat nasional adalah tahun 2019 silam. (dst)
