PAYAKUMBUH, KP — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi mengalokasikan anggaran sebesar Rp12 miliar untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang dijadwalkan berlangsung pada Juni-Juli 2026. Meski nilai ini menurun drastis dibandingkan pelaksanaan Porprov 2018 di Padang Pariaman yang menembus Rp50 miliar, pemerintah daerah memastikan dukungan penuh tetap diberikan dengan mengusung konsep penyelenggaraan yang jauh lebih efisien.
Penurunan anggaran tersebut menyesuaikan dengan kondisi fiskal dan kemampuan keuangan daerah saat ini. Strategi utama untuk menyiasati keterbatasan dana adalah dengan meniadakan pembangunan stadion atau venue baru, melainkan mengoptimalkan fasilitas olahraga yang sudah ada di berbagai daerah melalui skema tuan rumah bersama berbasis Cabang Olahraga (Cabor).
“Alhamdulillah, Bapak Gubernur dan pimpinan sudah menyetujui Rp12 miliar. Secara rupiah memang turun karena kondisi fiskal, namun kami mendorong penyelenggaraan seefisien mungkin. Kita tidak lagi membangun venue baru, tapi memanfaatkan yang tersedia,” ujar Wakil Ketua Umum III KONI Sumbar, Aditya Warman, saat menghadiri Rapat Kerja KONI Kota Payakumbuh di aula SMA N 2 Payakumbuh, Kamis lalu (25/12).
Terkait kesiapan peserta, sejumlah daerah seperti Kota Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, dan Payakumbuh telah menyatakan komitmennya untuk mengirimkan kontingen. KONI Sumbar berharap para Bupati dan Wali Kota yang belum mengalokasikan dana pengiriman atlet dapat melakukan pergeseran anggaran agar pesta olahraga dua tahunan ini tetap berjalan semarak.
Kota Payakumbuh menjadi salah satu daerah yang paling matang dalam hal persiapan. Ketua KONI Payakumbuh, Yengki Otrio, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan anggaran secara bertahap sejak 2023 hingga 2026. Selain kesiapan finansial, KONI Payakumbuh juga telah mendistribusikan bantuan peralatan latihan kepada berbagai cabor sebagai modal awal untuk mendulang medali.
“Payakumbuh sangat siap, mau diadakan Juni-Juli atau kapan pun. Kami sudah memberikan bantuan peralatan kepada cabor untuk dikonversi menjadi prestasi di podium nanti. Modal nyata kami adalah keberhasilan 33 atlet kita yang baru saja meraih medali di Popnas Jakarta Desember kemarin,” tegas Yengki.
Rapat kerja bertajuk ‘Mewujudkan Organisasi Kuat Menuju Payakumbuh Hebat’ ini menjadi momentum penting bagi pengurus olahraga di daerah untuk membenahi internal dan fokus pada target jangka pendek, yakni sukses prestasi di Porprov 2026 mendatang. (dst)