SOLOK, KP – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Solok, Emiko Epyardi Asda, menegaskan bahwa air bersih adalah kebutuhan vital yang mempengaruhi banyak aspek kehidupan, termasuk kesehatan anak-anak dan balita. Kekurangan air bersih dapat meningkatkan risiko stunting.
Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara penyerahan bantuan pemakaian air bersih di Kecamatan Junjung Sirih, kemarin, di Aula Kantor Camat Junjung Sirih. Emiko juga menekankan pentingnya kerja sama antara masyarakat dan pemerintah daerah untuk memastikan keberlanjutan program ini.
“Harapan kami, bantuan air bersih ini tidak hanya memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga mendukung aktivitas bertani dan kegiatan lainnya di Junjung Sirih,” tutupnya.
Sementara itu, Camat Junjung Sirih, Neni Amelia, menyampaikan bahwa pemakaian air bersih sangat berarti bagi masyarakat di Junjung Sirih. Air bersih sangat diperlukan dalam aktivitas sehari-hari, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun untuk pertanian. “Kami berharap sambungan air bersih ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur PDAM Kabupaten Solok, Febri Fauza, menjelaskan proses panjang yang dilalui untuk mewujudkan pengadaan air bersih di Nagari Talang, khususnya di Jorong Panarian, Kecamatan Junjung Sirih. “Pengadaan air bersih ini melalui berbagai tahap yang cukup sulit. Namun, berkat kerja sama tim dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Solok, alhamdulillah hari ini kita bisa melihat hasilnya. Semoga ini dapat meringankan beban masyarakat dalam aktivitas sehari-hari,” kata Febri.
Penyerahan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan akses air bersih untuk masyarakat, terutama di daerah-daerah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. (van)
