PADANG PARIAMAN, KP – Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur melayat ke rumah duka almarhumah Nia Kurnia Sari (18 tahun), warga Korong Pasa Surau, Nagari Guguak, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Senin pagi (9/9). Kehadiran Bupati sebagai bentuk empati dan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Atas nama pribadi, keluarga, dan masyarakat, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran,” ucap Suhatri Bur.
Bupati berharap agar pelaku yang bertanggung jawab atas kejadian tragis ini segera ditemukan dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Selain itu, Suhatri Bur juga mengingatkan seluruh masyarakat, terutama para orang tua dan ninik mamak, untuk selalu waspada dan memantau keberadaan anak-anak serta keluarga. Kondisi ancaman kejahatan yang semakin meningkat, menurutnya, harus dihadapi dengan kewaspadaan dan perlindungan yang lebih ketat.
“Sekarang banyak generasi muda yang terpengaruh oleh pergaulan buruk. Mereka bisa saja terlibat dalam tindakan kejahatan atau asusila yang mengancam anak-anak kita. Mari kita bersama-sama menjaga mereka,” imbau Suhatri Bur.
Bupati juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Tim Gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Kepolisian, relawan, dan masyarakat yang bergerak cepat dalam pencarian korban hingga akhirnya jasad korban berhasil ditemukan.
Nia Kurnia Sari yang sebelumnya dilaporkan hilang, ditemukan tewas terkubur setelah pencarian intensif oleh tim gabungan di kawasan hutan setempat. Korban dilaporkan hilang pada Jumat malam (6/9) setelah tidak kembali dari berjualan gorengan seperti biasanya. Pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan akhirnya membuahkan hasil ketika jasad korban ditemukan pada Minggu sore sekitar pukul 16:00 WIB. Saat ini pihak kepolisian sedang menyelidiki kasus tersebut. (wrm)
