LIMAPULUH KOTA, KP – Beberapa hari jelang pemilihan pada Pemilu serentak 2024 yang akan digelar 14 Februari, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Limapuluh Kota terus gencarkan perekaman e-KTP ke sekolah yang ada di daerah itu.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Pemilu di daerah dengan 13 Kecamatan dan 79 Nagari itu.
Perekaman dengan sistem jemput bola dilakukan agar ribuan pemilih potensial tidak kehilangan hak mereka dalam Pemilu nanti.
Selain melakukan perekaman e-KTP ke sekolah, sebelumnya Disdukcapil juga memaksimalkan layanan di nagari-nagari dan layanan di hari libur. Hingga saat ini menurut Disdukcapil, jumlah pemilih potensial yang belum melakukan perekaman e-KTP mencapai angka 4 ribu orang.
Perekaman e-KTP yang dilakukan ke sekolah secara berulang dilakukan karena sebelumnya banyak siswa di sejumlah sekolah yang menolak untuk melakukan perekaman dengan berbagai alasan.
Disdukcapil juga terus mendorong partisipasi pihak sekolah untuk mengedukasi siswanya agar mau melakukan perekaman saat didatangi petugas ke sekolah.
“Untuk menunjang suksesnya pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2024, Disdukcapil terus gencarkan dan meningkatkan pelayanan perekaman e-KTP ke sekolah-sekolah seperti saat ini ke SMA N 1 Harau,” sebut Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil melalui Petugas Administrator Kependudukan Kabupaten Limapuluh Kota, Mashuri, kemarin.
Ia juga menambahkan, upaya menggencarkan perekaman e-KTP juga dilakukan ke SMK, MA. Dengan dorongan dari pihak sekolah, antusias peserta didik beberapa hari jelang pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2024 cukup tinggi.
“Alhamdulillah sejak beberapa hari terakhir atau jelang pelaksanaan pemilu serentak 2024, antusias siswa cukup tinggi, seperti di SMA N 1 Harau ini,” ucapnya.
Ia juga menyebut beberapa waktu sebelumnya memang pihaknya terkendala karena banyaknya siswa yang enggan melakukan perekaman e-KTP karena berbagai alasan, namun hal itu perlahan mulai berkurang.
Sementara terkait pelayanan yang diberikan di kantor Disdukcapil Limapuluh Kota yang berada di eks. Kantor Bupati Limapuluh Kota di pusat kota Payakumbuh saat hari libur mendapat respon yang baik dari masyarakat, tiap harinya jumlahnya masyarakat yang melakukan perekaman mencapai 70 hingga 80 orang dengan jam pelayanan pukul 08.00 Wib hingga pukul 15.00 Wib. (dst)
