Home » FESTIVAL ‘LUBSIKA HEPPIII OUTSIDE’ TUMPAH RUAH

FESTIVAL ‘LUBSIKA HEPPIII OUTSIDE’ TUMPAH RUAH

Sabar AS: Alhamdulillah, Multi Player Efek Sudah Terwujud

Redaksi
A+A-
Reset

LUBUK SIKAPING, KP – Festival kesenian yang menampilkan berbagai bentuk seni tradisi, modern, mural, dan kompetisi skateboard di Auditorium Ruko Lubuk Sikaping berlangsung meriah pada Sabtu malam (3/8).

Acara ini merupakan bagian dari Pergelaran Budaya Tageh yang rutin diadakan setiap malam minggu, dengan tujuan mengisi waktu senggang masyarakat dan mendukung perkembangan budaya lokal.

Bupati Pasaman, Sabar AS, yang hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan kebanggaan dan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, kegiatan ini telah menjadi rutinitas masyarakat, dan seluruh potensi harus dikelola dengan maksimal,” ujarnya.

Ia juga menyatakan bahwa festival ini tidak hanya menciptakan wadah kreatifitas seni tetapi juga memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk berjualan. “Multi-player efek yang dihasilkan sangat positif. Ruang kreativitas tercipta, UMKM bangkit, dan ini harus dilanjutkan,” tambahnya.

Sabar AS juga menyoroti dampak positif festival ini terhadap generasi muda Pasaman. “Penampilan budaya ini telah melahirkan banyak pecinta dan pelaku seni serta budaya. Para pelajar dari berbagai jenjang pendidikan sudah aktif berlatih di sanggar-sanggar di Kabupaten Pasaman. Dukungan masyarakat dan orang tua sangat penting untuk keberhasilan kegiatan ini,” ujarnya.

Ia berharap penampilan budaya ini terus dilakukan setiap minggu dengan evaluasi yang berkala untuk meningkatkan kualitas dan sarana.

Sementara itu, pedagang di sekitar acara merasa senang dengan adanya kegiatan kebudayaan setiap malam minggu, yang memberikan mereka tempat untuk berjualan. “Senang pak, sekarang sudah banyak yang jualan, alhamdulillah kami bisa bertransaksi di sini,” kata salah seorang pedagang.

Event ‘Lubsika Heppiii Outside’ yang digagas oleh A. Diky Putra bersama timnya, menampilkan kolaborasi antara kesenian modern dan tradisional, mural dengan tema kesenian dan budaya Minangkabau, serta kompetisi skateboard yang diikuti oleh skaters dari berbagai daerah, termasuk Bukittinggi, Jambi, Pekanbaru, Pasaman Barat, dan Payakumbuh.

Diky Putra berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan mendapatkan dukungan dari berbagai instansi untuk menunjang acara di masa mendatang. Ia juga merencanakan agenda serupa di akhir tahun ini dan berharap dapat mendatangkan lebih banyak artist mural.  (nst)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?