PASAMAN, KP – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Sumatera Barat mengapresiasi langkah konkret Dewan Pengurus Cabang (DPC) Granat Kabupaten Pasaman yang membentuk cabang khusus tingkat sekolah, dalam rangka memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
Ketua DPD Granat Sumbar, Fajar Rusvan menyebut, inisiatif DPC Pasaman ini dapat menjadi contoh nasional dalam pengelolaan organisasi anti-narkoba di tingkat daerah.
“Inisiasi pengurus DPC Granat Pasaman ini layak jadi role model se-Indonesia dan bisa diadopsi oleh pemerintah daerah dalam upaya P4GN di wilayah masing-masing,” ujar Fajar dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (9/10).
Ia menegaskan, dukungan forkopimda sangat penting agar gerakan anti-narkoba tidak sekadar bersifat seremonial.
“Angka peredaran narkoba yang menempatkan Sumbar di peringkat keenam nasional adalah tamparan keras bagi kita semua. Ini ikhtiar kami untuk mewujudkan Sumatera Barat bersih dari narkoba,” katanya.
Sementara, anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Partai Demokrat, Ali Muda ,menilai keberhasilan pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama semua pihak.
“Aparat hukum, pemerintah daerah, organisasi sosial, dan masyarakat harus satu visi menutup ruang peredaran narkoba, terutama di kalangan pelajar dan generasi muda,” ujarnya.
Ia menambahkan, gerakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) perlu digencarkan di sekolah-sekolah karena Sumatera Barat merupakan jalur masuk narkoba dari Aceh dan Sumatera Utara.
“Kita harus bergerak bersama agar tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkoba,” ujar Ali Muda.
DPC Granat Pasaman sebelumnya menggagas pembentukan DPC Khusus Granat tingkat sekolah berdasarkan surat rekomendasi Dinas Pendidikan Wilayah VI Nomor 420/1633/Cabdindik Wil.VI/2025 tertanggal 29 September. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman dpckpasaman.web.app, dan dibuka hingga 27 Oktober pukul 23.59 WIB.
Ketua DPC Granat Pasaman, Febri mengatakan, program ini bertujuan memperkuat peran sekolah dalam edukasi dan advokasi pelajar terhadap bahaya narkoba.
“Peserta yang lolos seleksi akan mengikuti pelatihan nasional Granat pada 27–31 Oktober dan mendapat sertifikat resmi serta jejaring kerja sama dengan BNNK Pasaman, Dinas Pendidikan, dan DPD Granat Sumbar,” ucapnya. (nst)