PAYAKUMBUH, KP – Mantan Bupati Limapuluh Kota periode 2016-2021, Irfendi Arbi memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang, ke Posko Balai Wartawan Luak Limopuluah Peduli, Sabtu (18/5).
Kedatangan calon kuat Bupati Limapuluh Kota pada Pilkada 2024 itu didampingi istri Monalisa Irfendi. Adapun bantua yang diserahkan antara lain tiga kardus pakaian layak pakai.
“Semoga bantuan yang kami berikan bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang terkena musibah banjir, galodo, dan longsor yang terjadi di sejumlah daerah di Sumbar,” ungkap Irfendi Arbi kepada Ketua PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota Aspon Dedi yang menerima bantuan tersebut.
Selain menyampaikan ucapan duka mendalam terhadap para saudara yang terkena musibah, Irfendi Arbi juga memberikan dukungan dan apresiasi kepada rekan wartawan yang tergabung dalam wadah Balai Wartawan Luak Limopuluah yang telah berinisiatif melakukan kegiatan sosial penggalangan dana untuk korban banjir, galodo, dan longsor di Sumbar.
BANTUAN TERUS MENGALIR
Sementara itu, penggalangan dana bantuan bencana yang digagas Balai Wartawan Luak Limopuluah mendapat dukungan dari keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.
Puluhan istri wartawan yang tergabung dalam wadah Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Payakumbuh-Limapuluh Kota ikut turun ke jalan menggalang bantuan dari masyarakat yang melintas di jalan raya Kota Payakumbuh.
Kegiatan sosial yang dilakukan anggota Balai Wartawan Luak Limopuluh semakin bersemangat ketika bantuan mulai berdatangan dari masyarakat ke posko yang berada di dekat Tugu Adipura pusat Kota Payakumbuh itu.
Ketua PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota, Aspon Dedi, senada dengan penanggung jawab kegiatan Balai Wartawan Peduli Bencana, Nasul Kenong, Saiful Hadi, dan Syamsir Wandi, menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan.
“Bantuan sosial yang berhasil digalang anggota Balai Wartawan Luak Limopuluah Peduli nantinya akan kita salurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” pungkas Nasrul Kenong. (dst)
