Home » Jalan Ambruk di Sitapa Belum Kunjung Diperbaiki, Warga Kecewa

Jalan Ambruk di Sitapa Belum Kunjung Diperbaiki, Warga Kecewa

Redaksi
A+A-
Reset

LIMAPULUH KOTA, KP – Jalan penghubung Kabupaten Limapuluh Kota dengan Kota Payakumbuh di Jorong Tanjuang Haro Utara, Nagari Sikabu-kabu Tanjuang Haro Padang Panjang (Sitapa), Kecamatan Luak, ambruk sejak beberapa bulan terakhir. Hingga kini, badan jalan yang rusak parah itu belum kunjung diperbaiki, meski telah dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota.

Kerusakan terjadi lebih dari separuh badan jalan, membuat akses kendaraan roda empat terputus total. Padahal, jalan ini merupakan urat nadi perekonomian warga sekaligus akses utama menuju kawasan wisata Sitapa yang kini tengah naik daun.

“Meski sudah lama rusak dan dilaporkan, belum ada perhatian nyata dari pemerintah daerah. Masyarakat berharap kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Safni–Ahlul Badrito Resha bisa membawa perubahan,” ujar tokoh muda Sitapa, Aria Gusman, Selasa (15/4).

Hal senada disampaikan warga lain, Yondri, yang menyebut jalan di kawasan Silarak, Tanjuang Haro Utara, kini sama sekali tak bisa dilalui mobil.

“Kami sudah lama menyampaikan ke pemerintah nagari agar diteruskan ke kabupaten, tapi belum juga ada hasil,” katanya.

Tak hanya jalan penghubung itu, sejumlah titik jalan di Nagari Sitapa juga mengalami kerusakan parah. Di antaranya ruas jalan dari Pakan Lamo menuju Padang Laweh sepanjang 800 meter, jalan Jorong Padang Panjang–Lakuak Dama sepanjang 1 kilometer yang rusak lebih dari 10 tahun, serta akses menuju SDN 05 Sikabu-kabu yang belum diaspal sejak pengerasan tujuh tahun silam.

Walinagari Nofrizal membenarkan bahwa berbagai usulan perbaikan telah diajukan melalui Musrenbang. “Tapi sampai sekarang belum ada realisasinya,” ujarnya.

Kondisi serupa terjadi di ruas penghubung Sitapa–Sungai Kamuyang di sekitar Jembatan Lubuak yang rusak di bagian tanjakan dan dinilai berbahaya bagi pengendara. Ada pula ruas Talang–Kayu Koleh sepanjang 1,2 kilometer yang rusak parah.

Menanggapi itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Limapuluh Kota, Fadhliansyah, menyebut tahun 2025 belum ada alokasi anggaran untuk pembangunan jalan di Sitapa.

“Belum ada. Setelah pergeseran anggaran, pagu untuk pembangunan di wilayah itu nihil,” katanya lewat sambungan telepon. (dst)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?