PAINAN, KP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan memberikan pelatihan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola dan kelompok sadar wisata (pokdarwis) di daerah itu dalam pengolahan sampah di destinasi wisata.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pesisir Selatan, Mawardi Roska di Painan, Selasa (6/8) mengatakan, sampah masih menjadi salah satu masalah utama dalam pengembangan kawasan wisata di daerah itu. Karenanya Pemkab Pesisir Selatan memberikan perhatian lebih terhadap permasalahan tersebut.
“Destinasi wisata yang bersih akan memberikan rasa nyaman bagi wisatawan. Dengan demikian bisa diharapkan mereka akan kembali datang untuk berkunjung sehingga sektor pariwisata bisa terus berkembang,” katanya.
Ia mengatakan kebersihan lingkungan, sanitasi, dan pengelolaan sampah, di destinasi wisata itu menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah daerah (pemda).
“Kami mengajak para pengelola destinasi wisata untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah yang ada di masing-masing destinasi,” katanya.
Menurutnya, kebersihan lingkungan di destinasi wisata akan menciptakan iklim kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan. Hal ini juga akan berdampak positif terhadap pembangunan daerah melalui kepariwisataan. “Manfaatnya juga akan dirasakan oleh masyarakat sekitar destinasi wisata dengan peningkatan kesejahteraan,” katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan, Suhendri mengatakan Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi, dan Pengelolaan Sampah di Destinasi Wisata, itu dilaksanakan pada 5-7 Agustus 2024.
Pelatihan itu menggunakan dua metode pembelajaran yakni metode pembelajaran kelas dan kunjungan. Dalam pembelajaran kunjungan, peserta diajak melihat pengelolaan sampah pada destinasi wisata di Kabupaten Sijunjung.
Dalam kunjungan tersebut peserta dapat melihat secara langsung dan belajar bagaimana caranya melakukan kebersihan lingkungan, pengelolaan sanitasi, dan pengelolaan sampah sesuai dengan standar yang telah ditentukan.
“Kami berharap usai pelatihan pengelola destinasi wisata dan anggota pokdarwis mengetahui dan memahami pentingnya pengelolaan kebersihan lingkungan, sanitasi, dan pengelolaan sampah, sesuai standar dan bisa menerapkan di Pesisir Selatan,” katanya. (ant)
