SOLOK, KP – Pemerintah Kota Solok menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) dari Kementerian Sosial kepada 202 warga kelompok rentan dan kurang mampu. Penyaluran bantuan yang dipusatkan di Aula Gedung Kubuang Tigo Baleh belum lama ini, bertujuan memperkuat perlindungan sosial serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Bantuan yang disalurkan melalui Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) Bogor ini memiliki total nilai mencapai Rp499.454.000. Komponen bantuan mencakup paket sembako, dukungan nutrisi, alat bantu bagi penyandang disabilitas, hingga modal usaha untuk pemberdayaan ekonomi.
Wakil Wali Kota Solok Suryadi Nurdal menyampaikan, program ini merupakan dampak nyata dari sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyediakan jaring pengaman sosial. Para penerima manfaat berasal dari kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah yang telah melalui verifikasi ketat.
“Program Atensi memberikan stimulus penting, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar tetapi juga sebagai modal pemberdayaan ekonomi. Kami berharap bantuan ini menjangkau lebih banyak warga di masa mendatang,” ujar Suryadi Nurdal dalam keterangannya dikutip Kamis (29/1).
Penerima manfaat tersebar dalam sembilan kategori yang datanya telah divalidasi oleh Dinas Sosial PPPA Kota Solok bersama Pekerja Sosial Kemensos pada tahun lalu. Proses seleksi menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nasional (DTSEN) guna memastikan bantuan tepat sasaran dan akuntabel.
Pemerintah Kota Solok berencana kembali melakukan pendataan pada tahun ini untuk memperluas cakupan penerima manfaat. Pemko memberikan apresiasi kepada STIS Bogor dan para pekerja sosial yang telah mengawal proses distribusi hingga sampai ke tangan warga yang benar-benar membutuhkan. (mas)
