PADANG, KP – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat, dengan tujuan meningkatkan penilaian indeks Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP).
PadSekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumbar, Hansastri, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan peran mereka guna meningkatkan indeks SAKIP Sumbar secara signifikan. Tujuan akhirnya adalah agar Sumbar dapat meraih SAKIP dengan Predikat A.
“Sebagaimana kita ketahui, hasil evaluasi SAKIP kita pada tahun 2023 menghasilkan predikat BB dengan nilai 78,34, meningkat hanya 0,57 poin dari tahun sebelumnya. Predikat BB ini sudah kita peroleh secara beruntun selama sembilan kali,” ujar Sekda Hansastri dalam Pra Evaluasi SAKIP di Auditorium Istana Gubernur Sumbar, Jumat (3/5).
Dalam upaya meningkatkan indeks SAKIP Sumbar, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) memberikan sepuluh rekomendasi yang bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik di Sumbar. Oleh karena itu, seluruh OPD diminta untuk meningkatkan peran mereka.
“Seluruh OPD harus memastikan bahwa kegiatan yang dilakukan dapat meningkatkan penilaian terhadap pelaksanaan SAKIP di Sumbar. Asistensi pelaksanaan SAKIP juga kita gelar hari ini. Dengan demikian, kita dapat semakin mewujudkan kinerja yang berkualitas, berkolaborasi untuk mencapai sasaran penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, dan terus melakukan penganggaran yang efektif dan efisien,” tambahnya.
Pemprov Sumbar diharapkan dapat meraih predikat A pada penilaian SAKIP tahun 2024 setelah sembilan tahun berturut-turut mendapat predikat BB. Sekda menegaskan pentingnya semangat bersama untuk meraih predikat tersebut.
Dalam paparannya, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan I Kemenpan RB, Akhmad Hasmy, menekankan pentingnya akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan dan mendorong Sumbar untuk meraih predikat nilai A.
“Tahun lalu, hanya enam provinsi yang mendapatkan predikat A. Kita berharap Sumbar dapat meraih predikat A, sebab Sumbar adalah salah satu daerah pilot pengembangan SAKIP sejak awal. Kami berharap Sumbar dapat meraih nilai A dengan melihat progres yang signifikan,” ungkapnya. (ip)
