PADANG, KP – Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumatera Barat mencatat penyaluran bantuan sosial (bansos) hingga 31 Mei 2025 mencapai Rp20,97 miliar atau 44,50 persen dari total pagu Rp47,12 miliar, Selasa (1/7).
Kepala Kanwil DJPb Sumbar, Mohammad Dody Fachrudin mengatakan, bansos tersebut meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Sosial Beras (BSB).
“Penyaluran bansos naik 20,24 persen dibandingkan periode sama tahun lalu, mendorong daya beli dan stabilitas konsumsi rumah tangga,” ujarnya di Padang.
Menurut Dody, bansos ini mendukung kesejahteraan kelompok rentan di Sumbar dengan menjaga aktivitas ekonomi masyarakat.
Sementara itu, total belanja pemerintah pusat di Sumbar hingga Mei 2025 mencapai Rp3,31 triliun atau 30,16 persen dari pagu Rp10,98 triliun.
“Belanja pegawai mendominasi dengan Rp2,18 triliun atau 66,02 persen, terealisasi 42,12 persen dari pagu Rp5,19 triliun, naik 1,41 persen dari tahun sebelumnya,” jelasnya.
Dody menambahkan, belanja barang terealisasi Rp984,12 miliar atau 23,93 persen dari pagu Rp4,11 triliun, sedangkan belanja modal mencapai Rp120,82 miliar atau 7,40 persen dari pagu Rp1,63 triliun. (ant)
