BUKITTINGGI, KP – Dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting, Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bukittinggi, Hani Syopiar Rustam, memimpin langsung program pelayanan kesehatan (yankes) ‘door to door’ dengan mendatangi rumah-rumah Baduta Stunting, Senin (4/11). Program ini bertujuan memperkuat pencegahan dan pemantauan kesehatan bagi anak-anak di Bukittinggi yang berisiko stunting.
Wako Hani didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Bukittinggi Linda Faroza, Dokter Spesialis Anak dr. Delfican, ahli gizi, camat, lurah, dan kader Posyandu setempat. Ia menyampaikan bahwa program yankes door to door ini diterapkan di beberapa kelurahan dengan prevalensi stunting yang tergolong tinggi.
“Percepatan penurunan stunting merupakan target nasional. Oleh karenanya, kita perlu strategi yang sesuai karakter Bukittinggi. Kami yakin yankes door to door ini menjadi langkah terbaik untuk pemantauan langsung sekaligus memberikan edukasi kepada orang tua,” ujar Hani.
Dalam kunjungan tersebut, Wako Hani turut memberikan pemahaman kepada orang tua tentang pentingnya imunisasi serta faktor-faktor yang mempengaruhi risiko stunting, termasuk pola makan dan kebersihan lingkungan. Dokter Delfican juga memberikan edukasi seputar asupan gizi dan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin bagi anak di Posyandu.
Kepala Dinas Kesehatan Bukittinggi, Linda Faroza, menambahkan bahwa program ini dilaksanakan di tiga kelurahan, yaitu Bukik Cangang Kayu Ramang (Kecamatan Guguak Panjang), Aur Kuning (Kecamatan ABTB), dan Campago Ipuah (Kecamatan Mandiangin Koto Selayan).
“Selain edukasi, kami juga memberikan bantuan telur, beras, dan susu untuk menunjang gizi anak. Harapannya, bantuan ini dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” jelas Linda. Ia berharap program yankes door to door ini dapat menjadi solusi nyata untuk menurunkan angka stunting di Bukittinggi. (eds)