LUBUK SIKAPING, KP – Polres Pasaman menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di halaman Kantor Bupati Pasaman, Selasa (1/7). Upacara dipimpin Kapolres AKBP Muhammad Agus Hidayat dan dihadiri unsur pimpinan daerah.
Dalam amanatnya, Kapolres menekankan bahwa Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni, melainkan momen refleksi atas dedikasi dan pengabdian Polri kepada masyarakat. Ia menegaskan komitmen Polres Pasaman untuk terus meningkatkan pelayanan yang humanis, transparan, dan akuntabel.
“Polri hadir untuk masyarakat. Ini saat yang tepat untuk merefleksikan apa yang sudah dan belum kami lakukan demi kepentingan masyarakat luas,” ujar AKBP Muhammad Agus Hidayat.
Ia menyebut, selama 79 tahun, Polri terus bertransformasi mengikuti dinamika bangsa, dengan tetap menjalankan fungsi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Termasuk melalui penerapan konsep Presisi yang diinisiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Sementara itu Wakapolres Pasaman, Kompol Budi Hendra, menambahkan bahwa rangkaian kegiatan telah dilaksanakan menyambut HUT Bhayangkara, di antaranya upacara kenaikan pangkat 27 personel—24 dari Bintara dan 3 perwira pengabdian.
Kegiatan sosial turut digelar, seperti sunatan massal bagi 25 anak dari keluarga kurang mampu, pengobatan gratis, donor darah bersama PMI yang mengumpulkan 15 kantong darah, serta bakti religi.
Polres Pasaman juga mendukung program ketahanan pangan nasional melalui demplot jagung bersama Dinas Pertanian. Personel Polres terlibat langsung dalam proses penanaman. “Di sisi penegakan hukum, kami tetap tegas terhadap segala bentuk kriminalitas, termasuk narkotika dan premanisme,” tegas Kompol Budi.
Sementara itu, Bupati Pasaman, Welly Suhery, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Polri dan Pemkab Pasaman. “Sinergi ini penting untuk mendukung visi Pasaman Bangkit dan Berkelanjutan,” ujarnya.
Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Nelfri Asfandi, berharap Polri terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga kepercayaan publik. “Teruslah menjadi pengayom masyarakat yang bekerja dengan hati nurani, profesional, dan menjunjung nilai keadilan,” pungkasnya. (nst)
