Puncak Hari Rabies Tingkat Sumbar Digelar di Bayang

Penyerahan vaksin gratis dalam kegiatan peringatan Hari Rabies Sedunia 2025 tingkat Sumbar, di Nagari Sawah Laweh, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan.

PESISIR SELATAN, KP – Puncak peringatan Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day/WRD) tingkat Sumatera Barat dipusatkan di Nagari Sawah Laweh, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa lalu (30/9).

Kecamatan Bayang dipilih karena sempat mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies pada 13 September lalu sehingga menjadi prioritas edukasi dan penanganan.

Kegiatan ini digelar atas kerja sama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Dinas Pertanian Pessel, serta Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Sumbar.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Sukarli menegaskan, rabies adalah penyakit mematikan yang bisa dicegah dengan kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat.

“Rabies bukan hanya soal hewan, tapi juga keselamatan manusia dan lingkungan. Karena itu, vaksinasi dan edukasi kami arahkan langsung ke masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut, Bayang ditunjuk sebagai tuan rumah agar kesadaran masyarakat meningkat sekaligus menjadi contoh penanganan terpadu rabies di daerah lain.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 203 hewan berhasil divaksin, terdiri dari 79 anjing dan 124 kucing. Vaksinasi dilakukan di empat nagari, yakni Sawah Laweh, Asam Kamba, Kapeh Panji, dan Talaok.

Selain itu, tim juga menggelar edukasi atau Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) di SMA Negeri 2 Bayang dan MTsN Talaok dengan sasaran puluhan pelajar.

“Vaksin gratis sudah tersedia, tapi partisipasi masyarakat adalah kunci utama. Edukasi di sekolah penting agar anak-anak bisa menjadi agen perubahan,” tambah Sukarli.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Pesisir Selatan, Madrianto, menilai kegiatan WRD sangat tepat sasaran, terutama bagi wilayah yang pernah terdampak rabies.

“Kami tidak ingin KLB rabies terjadi lagi. Vaksinasi dan edukasi harus jalan bersamaan. Ini implementasi nyata pendekatan One Health,” katanya.

Ia menyebut, Dinas Pertanian Pessel sudah menerima 700 dosis vaksin dari provinsi untuk segera disalurkan ke seluruh kecamatan melalui Puskeswan.

Tema global WRD 2025 adalah ‘Act Now: You, Me, and Community’ yang mengajak masyarakat bersama-sama menghapus rabies dari lingkungan. Selain di Bayang, peringatan WRD juga digelar di daerah lain di Sumbar, termasuk edukasi di Universitas Negeri Padang, vaksinasi di klinik hewan swasta, dan sterilisasi hewan penular rabies di Kabupaten Limapuluh Kota. (don)

Related posts

Hari Kelima, Dua Pelajar SD Tenggelam di Pantai Ujung Karang Masih Dicari

Digerebek Warga, Sepasang Kekasih Diamankan Satpol PP di Parupuk Tabing

312 Mahasiswa UNES Diterjunkan Verifikasi Padang Rancak Award