TANAH DATAR, KP — Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mempercepat penanganan bencana dengan memprioritaskan penyaluran bantuan tepat sasaran serta pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak. Komitmen itu mengemuka dalam rapat koordinasi terbatas yang dipimpin Bupati Tanah Datar Eka Putra di Indojolito, Batusangkar, kemarin.
Rapat tersebut diikuti Wakil Bupati Ahmad Fadly, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, para asisten, serta kepala organisasi perangkat daerah terkait. Dalam arahannya, Eka Putra menyoroti intensitas kerja petugas, relawan, dan aparatur sipil negara yang telah terjun langsung ke lapangan selama beberapa hari terakhir.
“Saya melihat semua sudah bekerja keras dan cukup maksimal, namun masih ada beberapa hal yang mesti ditingkatkan agar ke depan penanganan bencana semakin baik. Saya berharap kita bersama tetap semangat,” kata Eka Putra.
Selanjutnya, Eka Putra menekankan pentingnya ketepatan dan kecepatan penyaluran bantuan, khususnya pangan dan kebutuhan dasar lainnya bagi pengungsi serta masyarakat terdampak.
“Masih ada bantuan yang belum disalurkan kepada masyarakat terdampak. Saya minta Asisten bersama OPD terkait segera menindaklanjuti hal ini agar bantuan segera sampai kepada yang membutuhkan,” ujarnya.
Dalam rapat itu, pemerintah daerah juga menempatkan pembangunan hunian sementara sebagai perhatian utama. Eka Putra menyampaikan hunian sementara akan dibangun oleh TNI bersama OPD sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
“Hunian sementara harus dilengkapi kebutuhan dasar penghuninya, seperti kasur, bantal, selimut, sabun, dan kebutuhan lainnya,” katanya.
Eka Putra juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas dukungan anggaran dalam penanganan bencana. Pemerintah pusat menyalurkan bantuan sebesar Rp4 miliar, sementara Pemerintah Provinsi Sumbar memberikan bantuan Rp850 juta.
“Bantuan dari pusat dan provinsi ini kami fokuskan untuk pemenuhan kebutuhan hunian sementara serta kebutuhan mendesak lainnya, seperti biaya operasional, bahan bakar alat berat, dan transportasi,” ujarnya.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Bappedalitbang, Kepala BKD, Dinas Nakerin, Dinas Perkim LH, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Perumda Tirta Alami, Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Umum, Kepala Bagian Prokopim, serta OPD terkait lainnya. (yon)
