PADANG ARO, KP – Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) menjadi sebuah langkah strategis dalam meningkatkan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja di Kabupaten Solok Selatan (Solsel). Hal ini penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di pasar kerja yang semakin ketat.
Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten Solsel melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) melatih sebanyak 96 orang tenaga kerja melalui PBK Tahun 2024. Mereka akan mengikuti pelatihan komputer operator asisten, asisten pembuat pakaian, servis sepeda motor, garmen apreal advance, dan tata boga olahan durian.
Peserta yang mengikuti pelatihan ini telah dinyatakan lulus seleksi yang ketat dan akan menjalani pelatihan selama 24 hari di workshop Disnakertrans.
Sementara instruktur didatangkan langsung dari pakar keahlian masing-masing bidang dari Universitas Negeri Padang.
Bupati Solsel, H Khairunas dalam sambutannya menyampaikan, data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2023 yang menunjukkan penurunan angka pengangguran di Solsel, dari 3,71 persen pada tahun 2022 menjadi 2,57 persen pada tahun 2023.
Khairunas berharap agar semakin banyak masyarakat usia kerja di Solsel yang siap bersaing dalam dunia kerja yang semakin ketat.
“Dinas terkait harus proaktif dalam memberikan informasi tentang ketenagakerjaan dan pengembangan keterampilan kepada masyarakat usia kerja di Solsel,” kata Bupati Khairunas di Aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati Solsel, Senin (26/2).
Sebagai Bupati, dia juga akan terus mengajak perusahaan-perusahaan di wilayah ini untuk memberikan informasi tentang peluang kerja kepada masyarakat.
“Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan akan muncul lebih banyak tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap berkontribusi dalam pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Solsel,” imbuhnya.
Dikesempatan yang sama, Ketua DPRD Solsel Zigo Rolanda beharap agar peserta mampu memanfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya.
“Dalam dunia kerja, pengetahuan, keterampilan, dan mentalitas merupakan elemen penting yang harus dimiliki oleh calon pekerja. Persaingan semakin ketat, dan kami percaya pelatihan ini akan membantu meningkatkan kecakapan dan keahlian peserta,” ujar Zigo. (*/red)