PAYAKUMBUH, KP – Pemko Payakumbuh optimis ketersediaan bibit ikan akan terpenuhi jika Balai Benih Ikan (BBI) Kota Payakumbuh direvitalisasi secara menyeluruh di semua sektor. Hal ini disampaikan saat Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Bidang Ekologi dan Sumber Daya Laut, Hendra Yusran Siry, mengunjungi BBI Padang Tinggi dan tempat pengolahan makanan berbahan ikan, Samara Frozen Food, Jumat sore (19/7).
Hendra Yusran Siry mengatakan, keberadaan sentra pembenihan merupakan aset penting bagi Kota Payakumbuh. Kebutuhan bibit ikan mencapai 12 juta bibit, sementara beberapa jenis bibit ikan yang dipasarkan di Payakumbuh masih kurang sekitar 5 juta bibit.
Menurutnya, jika siklus air dan kolam diperbaiki, kebutuhan benih ikan dapat dipenuhi oleh UPTD itu. “Semoga Payakumbuh dapat dana alokasi khusus untuk ini. Kita juga mendorong supaya BBI Payakumbuh jadi sentra pembenihan yang mandiri,” ucapnya.
Ia yakin dengan keahlian masyarakat Payakumbuh dalam mengolah kuliner, ikan bisa dijadikan berbagai macam olahan makanan, seperti rendang dengan berbagai macam varian.
“Pangsa pasarnya tidak hanya di Sumbar, tapi juga ke daerah lain bahkan mancanegara,” ulasnya.
Sementara, Pj. Wali Kota Payakumbuh Suprayitno didampingi Kadis Pertanian Depi Sastra mengatakan, perikanan berpotensi besar untuk dikembangkan karena segmen pasar untuk benih ikan sangat luas.
“Namun dengan keterbatasan anggaran, kita belum bisa melakukan semaksimal mungkin. Kami sangat berharap bisa mendapatkan dukungan yang lebih maksimal,” ucapnya. (dst)
