Home » Suharyanto: Korban Bencana Dapat Bantuan Hunian dan Biaya Hidup

Suharyanto: Korban Bencana Dapat Bantuan Hunian dan Biaya Hidup

Redaksi
A+A-
Reset

TANAH DATAR, KP — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto meninjau lokasi rencana pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi korban bencana hidrometeorologi di Jorong Padang Kunyik, Nagari Bungo Tanjung, Kecamatan Batipuh, Jumat (19/12). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan daerah dalam penanganan lanjutan pascabencana.

Dalam kunjungan tersebut, Suharyanto didampingi Sekretaris Utama BNPB Rustian. Rombongan disambut Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, Dandim 0307 Tanah Datar, Kapolres Padang Panjang, Asisten Ekonomi Pembangunan Ten Feri, Kalaksa BPBD Ermon Revlin, kepala OPD terkait, camat, wali nagari, serta unsur pemerintah lainnya.

Suharyanto menyampaikan, pembangunan Huntara menjadi tahapan lanjutan penanganan korban banjir, banjir bandang, dan tanah longsor yang saat ini masih berada di pengungsian.

“Pasca bencana, masyarakat terdampak yang rumahnya rusak berat, sedang, ringan, atau berada di zona merah akan ditempatkan di hunian sementara hingga hunian tetap selesai dibangun,” katanya.

Ia menjelaskan, pengungsi yang menempati Huntara akan memperoleh fasilitas pendukung serta bantuan biaya hidup.

“Setiap rumah akan menerima bantuan Rp600 ribu per bulan sampai hunian tetap selesai dibangun,” ungkapnya.

Suharyanto menambahkan, pembangunan hunian tetap akan dilakukan oleh pemerintah. Sementara itu, warga dengan rumah rusak sedang akan menerima bantuan Rp30 juta dan rumah rusak ringan sebesar Rp15 juta yang disalurkan dalam dua tahap.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly mengatakan, kunjungan Kepala BNPB bertujuan memastikan kesiapan daerah dalam rencana pembangunan Huntara.

“Kepala BNPB melihat langsung dan memastikan kesiapan kita, khususnya di Jorong Padang Kunyik yang direncanakan dibangun sebanyak 23 unit Huntara,” ujarnya.

Ahmad Fadly menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah mengusulkan kebutuhan Huntara sesuai persyaratan yang ditetapkan.

“Kita mengusulkan sebanyak 554 unit Huntara. Pemerintah daerah terus berupaya agar jumlah tersebut dapat direalisasikan sehingga masyarakat terdampak dapat tinggal di lokasi yang lebih aman,” pungkasnya. (yon)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?