PADANG PANJANG, KP — Pemerintah Kota Padang Panjang bergerak cepat menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat di awal tahun 2026. Melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperdakop UKM), pemerintah daerah akan menggelar operasi pasar murah pada Rabu hari ini (14/1), mulai pukul 09.00 WIB di Gedung M. Sjafei.
Langkah ini diambil sebagai bentuk intervensi konkret pemerintah untuk menekan laju inflasi serta memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Dalam pelaksanaannya, Pemko Padang Panjang menggandeng Perum Bulog Cabang Bukittinggi dan sejumlah distributor lokal guna menjamin ketersediaan stok selama kegiatan berlangsung.
Kepala Bidang Perdagangan Disperdakop UKM, Rahmi, menjelaskan bahwa sejumlah komoditas utama akan dijual dengan harga di bawah rata-rata pasar saat ini. Fokus utama kegiatan ini adalah membantu rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan harian di tengah fluktuasi harga yang kerap terjadi di awal tahun.
“Masyarakat bisa membeli beras, minyak goreng, dan gula pasir dengan harga terjangkau. Kegiatan ini difokuskan untuk membantu masyarakat dan kami ingin memastikan kebutuhan pokok tetap dapat dijangkau dengan harga yang wajar,” ujar Rahmi, Selasa (13/1).
Adapun rincian komoditas yang disediakan antara lain beras premium Pamanukan seharga Rp15.500 per kilogram, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kilogram, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula pasir merek Rosebrand seharga Rp18.000 per kilogram.
Rahmi berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga Kota Serambi Mekkah.
Operasi pasar ini merupakan bagian dari rangkaian program rutin pemerintah daerah yang terintegrasi dengan upaya nasional dalam pengendalian inflasi daerah. Dengan adanya pasokan langsung dari Bulog dan distributor, rantai distribusi dapat dipangkas sehingga harga yang sampai ke tangan konsumen jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar konvensional. (mas)
