Home » Nevi Ajak Pelaku Usaha Berperan dalam Membangun Bangsa

Nevi Ajak Pelaku Usaha Berperan dalam Membangun Bangsa

Redaksi
A+A-
Reset

PASAMAN, KP – Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Nevi Zuairina, bersama kementerian Investasi/BKPM mengadakan sosialisasi Diseminasi Potensi Investasi dan Kebijakan Iklim Penanaman Modal kepada pelaku usaha di Kabupaten Pasaman, baru-baru ini.

“Pembangunan terus dilakukan di berbagai sektor. Mulai dari kota-kota besar sampai pelosok daerah. Sebagai masyarakat yang merupakan bagian dari bangsa Indonesia, kita mesti mendukung kebijakan pemerintah yang positif sebagai bentuk apresiasi dan ambil bagian dalam pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutur Nevi, dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/7).

Legislator asal dapil Sumatera Barat II ini mengatakan, koordinasi kebijakan dan pelayanan di bidang penanaman modal berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, menjadi tugas pokok Kementerian Investasi.

“Diseminasi potensi investasi dan kebijakan iklim penanaman modal merupakan salah satu bagian dari persoalan investasi yang ditangani BKPM dan saya mengapresiasi kinerja kementerian ini,” ujarnya.

Anggota DPR yang kini duduk di Komisi VI ini mengatakan, berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) realisasi investasi sepanjang 2022 mencapai Rp1.207 triliun atau melampaui target Rp1.200 triliun. Capaian investasi tersebut naik 34 persen dibandingkan 2021 dan mampu menyerap 1,3 juta tenaga kerja. Sebanyak 54,2 persen dari realisasi investasi tersebut merupakan penanaman modal asing atau PMA.

“Tentu capaian-capaian investasi ini menjadi hal yang patut dibanggakan. Sehingga terlihat wujud pembangunan negara dan diharapkan bisa dirasakan manfaatnya oleh semua lapisan masyarakat Indonesia. Semakin cepat dan banyak kegiatan ini dilakukan, akan semakin banyak pula masyarakat yang tahu potensi dan iklim investasi. Dan tentu akan cepat meningkatkan kolaborasi pembangunan negeri yang lebih efektif dan efisien,” kata Nevi Zuairina.

“Indonesia sebagai negara yang kaya dan luas harus dikelola dan dimakmurkan. Butuh keterlibatan dan kolaborasi semua pihak. Masih sangat banyak potensi pembangunan yang bisa dilakukan dan butuh keterlibatan segenap masyarakat,” pungkasnya. (mas)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?