Home » Pemko Padang Gelar Pasar Murah, Stabilkan Harga Bahan Pokok

Pemko Padang Gelar Pasar Murah, Stabilkan Harga Bahan Pokok

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP – Wali Kota Padang, Fadly Amran meninjau pelaksanaan Pasar Murah yang digelar Pemerintah Kota Padang di Jalan Asra, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (4/3). Langkah ini diambil sebagai bentuk intervensi pemerintah dalam menstabilkan harga bahan pokok yang terus merangkak naik menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Fadly Amran juga menyerahkan secara simbolis voucher sembako kepada warga kurang mampu. Bantuan ini diberikan sebagai upaya nyata pemerintah dalam mengurangi tekanan ekonomi masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

“Operasi pasar ini menjadi strategi penting dalam mengantisipasi lonjakan harga dan menekan laju inflasi di Kota Padang. Kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” tegas Fadly.

Fenomena kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadan memang selalu menjadi tantangan bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang berada dalam kategori ekonomi lemah. Pasar murah pun menjadi solusi strategis untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Setiap tahun, kenaikan harga selalu terjadi dan berdampak langsung pada masyarakat kecil. Oleh karena itu, pemerintah hadir dengan program pasar murah agar harga tetap stabil dan ketersediaan bahan pokok terjamin,” tambahnya.

Dukungan terhadap program ini datang dari berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta yang turut menyumbang voucher sembako. Fadly Amran mengapresiasi partisipasi mereka dalam membantu meringankan beban masyarakat. “Alhamdulillah, sejumlah perusahaan ikut berkontribusi. Bantuan ini diharapkan membawa manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Syahendri Barkah, menjelaskan bahwa Pasar Murah digelar di sebelas titik yang tersebar di sebelas kecamatan sejak 11 Februari 2025. Program ini menyasar masyarakat kurang mampu dengan menyediakan bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan cabai dengan harga lebih murah dibanding harga pasar.

“Setiap item lebih hemat sekitar Rp1.000 hingga Rp3.000. Selain itu, setiap warga penerima manfaat mendapatkan dua voucher yang dapat mengurangi harga sebesar Rp5.000 per transaksi,” jelas Syahendri. Sebanyak 600 voucher telah dibagikan dalam kegiatan ini, dengan harapan dapat memberikan dampak langsung bagi warga yang membutuhkan. (mas)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?