Home » Polres Limapuluh Kota Razia Lokasi Dugaan Tambang Emas Ilegal di Galugua

Polres Limapuluh Kota Razia Lokasi Dugaan Tambang Emas Ilegal di Galugua

Redaksi
A+A-
Reset

LIMAPULUH KOTA, KP — Satuan Reserse Kriminal Polres Limapuluh Kota merazia lokasi dugaan penambangan emas ilegal di Jorong Galugua, Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota. Razia tersebut dilakukan menyusul laporan masyarakat dan beredarnya video aktivitas tambang ilegal di sepanjang Batang Kampar.

Razia yang digelar Senin pagi (15/12) itu dipimpin Kasat Reskrim Polres Limapuluh Kota IPTU Repaldi, bersama KBO Satreskrim IPTU Restu Guspriyoga dan Kanit Tipidter IPDA Bayu Satria. Petugas mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat operasi penambangan emas tanpa izin menggunakan alat berat.

Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, aktivitas penambangan emas ilegal tersebut diketahui telah berlangsung selama beberapa hari. Namun, saat petugas tiba di lokasi, tidak ditemukan kegiatan penambangan yang sedang berlangsung.

“Meski saat didatangi di lokasi tidak didapati aktivitas penambangan, petugas melihat tanda-tanda pernah dilakukan aktivitas pertambangan sebelumnya,” kata Kapolres Limapuluh Kota AKBP Syaiful Wachid melalui Kasat Reskrim IPTU Repaldi, Selasa (16/12).

Ia menjelaskan, di lokasi ditemukan sisa-sisa aktivitas berupa kamp tempat peristirahatan pekerja tambang serta sejumlah sarana dan prasarana pendukung.

“Petugas menemukan bekas kamp pekerja tambang dan sarana pendukung lainnya yang menunjukkan lokasi tersebut sebelumnya digunakan untuk aktivitas penambangan,” ujarnya.

IPTU Repaldi menambahkan, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas penambangan emas ilegal.

“Barang bukti yang ditemukan antara lain satu unit rangka besi beserta selang sedotan, serta satu unit alat penyaringan pasir dengan panjang sekitar tiga meter dan tinggi sekitar lima meter,” katanya.

Menurut informasi yang diperoleh petugas, saat beroperasi tambang emas ilegal tersebut diduga menggunakan dua unit alat berat jenis PC 700.

Sebelumnya, aktivitas penambangan emas ilegal di lokasi tersebut sempat viral di berbagai media sosial. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa hasil penambangan emas di kawasan itu mencapai beberapa kilogram.

Sementara itu, Wali Nagari Galugua, Wendri, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait dugaan aktivitas penambangan emas ilegal tersebut. Hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum merespons panggilan maupun pesan singkat yang dikirimkan wartawan.

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?