Kejar Realisasi Sekolah Rakyat, Pemko Padang Jemput Bola ke Kementerian

by Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP — Pemerintah Kota Padang mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) dengan “jemput bola” ke pemerintah pusat. Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir memimpin langsung koordinasi ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), guna menuntaskan syarat krusial pembangunan.

Langkah ini ditempuh untuk mengejar pemenuhan seluruh persyaratan administrasi, terutama kejelasan status lahan dan kelengkapan dokumen tata ruang, agar proyek SR di Kota Padang segera masuk tahap realisasi.

Dalam pertemuan di Kemensos, rombongan Pemko Padang diterima Ketua Sekretariat Bersama SR, Herman Koswara. Ia mengapresiasi kesiapan daerah yang telah menyiapkan lahan, namun menegaskan bahwa kepastian status kepemilikan menjadi prasyarat utama.

“Status lahan harus segera dipastikan agar bisa diserahkan kepada Kemensos sebagai dasar pelaksanaan pembangunan,” ujarnya.

Selain itu, Herman menekankan pentingnya percepatan alih fungsi lahan agar dokumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) dapat segera diterbitkan.

Usai dari Kemensos, rombongan melanjutkan koordinasi ke Kementerian ATR/BPN dan diterima Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I, Rahma Julianti. Pertemuan tersebut membahas percepatan pemenuhan dokumen tata ruang untuk lokasi SR yang direncanakan di Kelurahan Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

Rahma menyatakan pihaknya siap memberikan pendampingan penuh agar seluruh persyaratan tata ruang dapat dipenuhi sesuai ketentuan.“Kami siap mendampingi agar dokumen yang diperlukan segera lengkap sehingga proses pembangunan bisa dipercepat,” katanya.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menegaskan, kunjungan tersebut merupakan bentuk keseriusan Pemko Padang dalam memastikan seluruh persyaratan terpenuhi tanpa hambatan.

“Kami ingin memastikan seluruh persyaratan administrasi dapat dipenuhi secepatnya agar pembangunan SR segera terealisasi,” ujarnya.

Menurut Maigus, Kota Padang telah memiliki rintisan Sekolah Rakyat yang dapat menjadi fondasi awal pengembangan program tersebut. Ia berharap percepatan pembangunan SR tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga mendorong pertumbuhan sosial ekonomi masyarakat di kawasan sekitar.

“Selain meningkatkan akses pendidikan, kami berharap program ini menjadi pengungkit pertumbuhan kawasan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Maigus. (red)

Have any thoughts?

Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!