Problema tambang emas ilegal di Talamau, Pasaman Barat sungguh mengejutkan. Bareskrim Mabes Polri sampai turun langsung ke pedalaman Pasaman Barat guna mengusut kasus menghebohkan tersebut.
Dari laporan KORAN PADANG terbitan Senin (15/5) di halaman 1, benar-benar memprihatinkan keadaan tambang emas tersebut. Pelakunya diduga punya modal yang besar. Sebab, ditemukan 29 pondok terbuat dari terpal yang sudah ditinggalkan para pekerja penambangan emas tanpa izin (PETI) tersebut. Selain itu, juga ditemukan sejumlah barang bukti lainnya yang menandakan adanya aktivitas penambangan emas ilegal di lokasi, seperti mesin dompeng dan peralatan lainnya.
Tentu semua yang berkaitan dengan PETI tersebut sudah dalam bidikan tim dari Mabes Polri. Yang jelas, kalau Mabes Polri sudah turun langsung, patut diduga kasusnya terbilang memprihatinkan dan melibatkan ‘orang kuat’. Tapi kalau tim mabes sudah turun, tentu tak ada lagi istilah ‘orang kuat’. Semuanya akan terang benderang. Dalam waktu tak begitu lama, semuanya segera terbongkar. Yang jelas, polri sudah sukses menghabisi tambang emas ilegal di Talamau ini.
Kita pantas berterimakasih pada jajaran Mabes Polri bersama Polres Pasaman Barat karena berhasil menyelamatkan lingkungan yang porak poranda akibat pertambangan emas ilegal. Sebenarnya, daerah mampu menghabisi tambang emas ilegal ini kalau diseriusi sejak tambang itu beroperasi. Tapi entah kenapa, areal pertambangannya bisa begitu besar. Ibarat api, ketika masih kecil mungkin tak begitu jadi perhatian. Namun ketika api sudah membesar, semuanya ketakutan memadamkan api tersebut. Barulah dilaporkan ke Mabes Polri.
Dari kasus ini, ktia berharap wakil rakyat, pemuka warga, hingga cendekiawan di Pasaman Barat makin berani dan vokal untuk menentang semua bentuk tambang liar. Sebab, hal itu pasti mendapat dukungan dari aparat penegak hukum. Buktinya, kasus tambang emas ilegal di Talamau langsung ditangani tim Bareskrim dari Mabes Polri. Kita pun pantas bersyukur, kinerja Polri luar biasa membanggakan. Mampu menghabisi pertambangan emas ilegal di Pasaman Barat. Terima kasih, Mabes Polri.
Tentu kita sepakat, apapun bentuknya yang bersifat ilegal mesti dihabisi. Yang penting, saciok bak ayam, sadanciang bak basi. Bersama kita bisa. Kalau ada perilaku aneh di negeri ini, mesti diantisipasi cepat sejak dini. Untuk itu, tim intelijen yang berada di garda terdepan arif dan bijaksana menyikapinya. Cukup sekali kita mengalami peristiwa ‘aneh’ berkaitan dengan tambang emas ilegal seperti di Talamau ini, hingga tim dari pusat Mabes Polri yang turun tangan langsung. *
