SOLOK, KP — Pemerintah Kota Solok menggandeng Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sumatera Barat untuk memacu pelaksanaan Program Guru Penggerak. Kerja sama ini difokuskan pada peningkatan kompetensi dan pelatihan berbasis teknologi bagi para pendidik.
Langkah penataan kualitas mengajar tersebut dimatangkan saat Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra menerima audiensi pengurus BGTK Sumbar di Ruang Kerja Wali Kota, Jumat (24/7). Pertemuan ini menyelaraskan program pusat dan daerah untuk memangkas kesenjangan mutu pendidikan antarsekolah.
Pemko Solok menempatkan para guru sebagai kunci utama pencetak sumber daya manusia yang berdaya saing. Melalui kolaborasi ini, program pelatihan dirancang agar lebih adaptif dan langsung menjawab kebutuhan belajar mengajar modern.
“Guru dan tenaga kependidikan adalah garda terdepan dalam transformasi pendidikan. Kami di Pemerintah Kota Solok sangat menyambut baik kolaborasi dengan BGTK Sumbar demi menghadirkan program pelatihan yang adaptif, aplikatif, serta berbasis teknologi bagi para pendidik kita,” kata Wako Ramadhani Kirana Putra.
Sementara itu, perwakilan BGTK Sumbar memaparkan rencana pendampingan satuan pendidikan serta pemetaan kemampuan guru secara berkala. Pendampingan ini diarahkan untuk mendukung optimalisasi kebijakan Merdeka Belajar di seluruh sekolah.
Kedua belah pihak menyepakati langkah konkret agar program pengembangan kompetensi kepala sekolah dan guru berjalan merata. Pemko Solok memastikan seluruh tenaga kependidikan mendapatkan porsi pelatihan yang seimbang. (ak/*)
Have any thoughts?
Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!