Daftar Isi
PAYAKUMBUH, KP – Pemerintah Kota Payakumbuh mulai menyiapkan pengembangan transportasi publik berbasis kendaraan listrik dengan memprioritaskan layanan untuk pelajar sebagai tahap awal implementasi.
Komitmen itu disampaikan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, saat menerima kunjungan manajemen PT Zeven Metro International di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan H.R. Rasuna Said, Selasa (14/7). Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya yang digelar pada 9 Juli.
Dalam pertemuan itu, PT Zeven Metro International mempresentasikan bus listrik berukuran medium dengan kapasitas hingga 22 penumpang sebagai salah satu opsi pengembangan angkutan umum ramah lingkungan di Payakumbuh.
Zulmaeta mengatakan, pemerintah daerah mulai mengkaji pemanfaatan kendaraan listrik untuk membangun sistem transportasi yang efisien, berkelanjutan, dan rendah emisi. “Kota Payakumbuh ke depan direncanakan akan menggunakan moda transportasi ramah lingkungan. Langkah awal yang menjadi prioritas kami adalah untuk menunjang kebutuhan transportasi anak sekolah secara aman dan bebas emisi,” kata Zulmaeta.
Ia menjelaskan, setelah layanan bagi pelajar terealisasi, pengembangan kendaraan listrik akan dilanjutkan secara bertahap untuk mendukung angkutan umum masyarakat.
Ia menilai, karakteristik wilayah Payakumbuh yang relatif kompak menjadi keunggulan dalam penerapan transportasi listrik. “Kota Payakumbuh ini wilayahnya tidak terlalu luas. Untuk rute perjalanan di dalam kota rata-rata hanya berkisar sekitar 10 kilometer,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut mendukung efisiensi operasional kendaraan listrik sekaligus menjadi dasar dalam mengkaji kebutuhan infrastruktur pendukung, aspek operasional, serta skema implementasi yang sesuai.
Sementara itu, dalam pertemuan tersebut, Pemko Payakumbuh bersama PT Zeven Metro International juga membahas peluang kolaborasi, kesiapan infrastruktur, efisiensi operasional, serta langkah implementasi transportasi publik berbasis listrik.
Melalui rencana ini, pemerintah daerah menargetkan masyarakat dapat memperoleh layanan transportasi yang lebih aman, nyaman, efisien, dan ramah lingkungan, sekaligus mendorong terwujudnya kota rendah emisi dengan kualitas pelayanan publik yang lebih baik. (dst)
📚 Artikel Terkait

Reses di IX Korong, Ketua DPRD Kota Solok Serap Aspirasi Infrastruktur dan UMKM

Video Asusila Gegerkan Pemprov Sumbar, Kepala Biro PBJ Pilih Mundur

Hujan Deras di Padang, Warga Kawasan Rawan Bencana Diminta Waspada

Bawaslu Sumbar Ingatkan Kinerja Tak Sekadar Serapan Anggaran

P-APBD 2026 Disetujui, Pemko Padang Targetkan PAD Rp1,1 Triliun di 2027
