PADANG, KP — Ikatan Alumni (IKA) AKBP-STIE “KBP” diharapkan mampu menjadi kekuatan strategis dalam memperkuat eksistensi lembaga pendidikan dan menjawab tantangan pembangunan daerah. Harapan ini mengemuka dalam Musyawarah Besar (Mubes) III IKA AKBP-STIE “KBP” yang digelar di Hotel Truntum, Padang, Sabtu (2/8).
Mubes yang dihadiri ratusan alumni dari berbagai daerah, termasuk Jakarta, Bandung, Medan, dan Jambi, tak hanya beragenda pemilihan Ketua DPP IKA AKBP-STIE KBP periode 2025–2029, tetapi juga menjadi momen konsolidasi dan evaluasi peran alumni sebagai penggerak jejaring sosial dan profesional.
Ketua Yayasan Lembaga Pembangunan Nasional (YLPN) Sumatera Barat (Sumbar), Daswir Siddik, menegaskan bahwa alumni merupakan pilar penting dalam menjaga keberlanjutan dan reputasi kampus. Dari sekitar 13.000 alumni yang telah dihasilkan, lebih dari 80 persen telah berkiprah di sektor strategis pemerintahan, swasta, dan dunia usaha.
“Ini bukan soal nostalgia saja, melainkan jugal soal tanggung jawab kolektif alumni untuk menjaga nama baik lembaga dan berkontribusi menjawab persoalan sosial melalui kapasitas masing-masing,” tegas Daswir.
Ia menambahkan, sinergi antara yayasan, kampus, dan alumni harus diperkuat dalam menjawab tantangan mutu pendidikan, akreditasi, dan relevansi perguruan tinggi di tengah pembangunan nasional.
Ketua STIE KBP, Suhelmi Helia, turut menekankan pentingnya keterlibatan aktif alumni dalam pengembangan institusi. Ia berharap Mubes menghasilkan program nyata dan sesuai kebutuhan zaman.
“Sinergi alumni dan kampus harus melahirkan langkah konkret dan progresif, sejalan dengan tema Mubes kali ini: *Membangun Alumni yang Kreatif, Inspiratif, Produktif, dan Berakhlak Mulia*,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPP IKA AKBP STIE KBP periode 2020–2025, Asraf Sani, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan partisipasi alumni selama masa kepemimpinannya.
Ia mengakui masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan program, namun berbagai kegiatan sosial dan solidaritas telah berhasil dilaksanakan.
“Kita telah melakukan sejumlah bakti sosial, seperti bantuan bencana galodo di Batang Suliti. Kita juga aktif menjalin komunikasi dengan kampus dan yayasan,” ucapnya.
Asrul berharap Mubes kali ini dapat memperkuat kebersamaan antaralumni serta memperkuat kontribusi nyata organisasi kepada almamater dan masyarakat.
Ketua Panitia Pelaksana, Firdaus Andeng, mengatakan, pemilihan Ketua Umum dilakukan secara demokratis dan terbuka. Setiap peserta memiliki hak mencalonkan dan dipilih, demi menghasilkan sosok pemimpin yang memiliki loyalitas dan visi kebangsaan.
“Pemimpin IKA ke depan harus mampu menjadikan alumni sebagai kekuatan produktif dan kontributif bagi almamater dan masyarakat,” ujar Firdaus.
Ia menambahkan, peserta datang dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Bandung, Medan, dan Jambi. Mereka mewakili tiga DPD aktif, yaitu Padang, Pekanbaru, dan Jakarta.
Pada Mubes III IKA AKBP STIE KBP tampak hadir Direktur AKBP Doni Marlius, Ketua Prodi Magister Manajemen STIE KBP Dr. Afriyeni. SE dan Alumni Magister Manajemen STIE KBP H. Yusman Kasim. (nda)
