PADANG, KP – Mencegah dan menekan angka stunting di Kota Padang membutuhkan dukungan dari semua pihak, tidak hanya dari pemerintah semata.
Salah satu pihak yang memiliki peran penting adalah para guru dan pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yang diharapkan dapat menjadi informan dan menjelaskan berbagai hal terkait pencegahan stunting pada anak.
Hal itu disampaikan Bunda PAUD Kota Padang, Ny. Genny Hendri Septa, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penurunan Stunting bagi tenaga pendidik, pengawas, dan penilik PAUD se-Kota Padang di salah satu hotel berbintang, kemarin.
Seperti yang diketahui, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi pada seribu hari pertama kehidupan anak. Kondisi ini mengakibatkan gangguan pertumbuhan seperti kekerdilan pada anak, dan memerlukan penanganan sejak dini agar dapat dicegah.
Oleh karena itu, diharapkan kepada para pendidik PAUD dapat mendukung upaya penanggulangan dan penurunan angka stunting di Kota Padang.
Menurutnya, mereka dapat berperan sebagai informan, menyampaikan materi-materi terkait stunting kepada orang tua peserta didik di wilayahnya. Selain itu, mereka juga dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat agar memberikan nutrisi yang baik, terutama pada seribu hari pertama kehidupan anak.
“Mari kita bersama-sama mewujudkan “Padang Santiang”, yang berarti bersama-sama mengatasi stunting dengan mengedukasi dan mensosialisasikan tentang pencegahan stunting,” jelasnya.
Kegiatan tersebut diadakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang, dan diikuti oleh 140 peserta selama 25-27 Mei 2023. (son/*)
