PADANG, KP – Siswa dari SDN 2 Lubuk Buaya Padang menampilkan kreativitas seni dan kearifan budaya Minangkabau dalam muatan lokal keminangkabauan pada Selasa (20/2).
Dalam tema “Manyerak Bareh Kuniang Manyambuik Anak Daro”, siswa dengan antusias memperagakan “Baarak anak daro dan marapulai”, yang kemudian disambut dengan pasambahan makanan dan minuman.
Wali Kota Padang, Hendri Septa, mengapresiasi semangat dan penampilan siswa. Hal ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam membimbing anak-anak sesuai dengan kearifan lokal.
“Kami ingin membangkitkan kembali kearifan lokal dan kekayaan seni budaya Minangkabau. Keterampilan siswa dalam berkesenian dan berpetatah-petitih adalah upaya kami dalam melestarikan bahasa ibu kita, yaitu Minangkabau,” ujarnya.
Acara dilanjutkan dengan permainan tradisional sipak rago, di mana Wali Kota Hendri Septa turut bermain bersama siswa SDN 02 Lubuk Buaya. Harapannya adalah agar kesenian Minangkabau tetap dilestarikan sebagai bagian dari permainan dan hiburan yang terakar dalam diri siswa.
“Siswa SDN 02 Lubuk Buaya sangat kreatif dan berbakat dalam berkesenian, baik dalam menari, bernyanyi, maupun dalam permainan tradisional,” kata Hendri Septa, yang didampingi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Nurfitri.
Kepala Sekolah SDN 02 Lubuk Buaya, Santi Ramadhani, menyampaikan bahwa pelajaran Muatan Lokal Keminangkabauan saat ini sangat diminati oleh 472 siswa mereka. Selain belajar dan menanamkan nilai-nilai budaya, siswa juga dapat bermain bersama. (red)