Home » Siswa SDN Koto Gaek Guguak Diajarkan Proses Pembuatan Kompos

Siswa SDN Koto Gaek Guguak Diajarkan Proses Pembuatan Kompos

Redaksi
A+A-
Reset

SOLOK, KP – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solok turun ke lapangan untuk mengajarkan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, tentang cara mengolah sampah di rumah kompos tempat pemrosesan akhir (TPA) Regional Solok.

Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan jenis sampah dan proses pembuatan kompos kepada 48 murid yang didampingi oleh enam guru pembimbing.

Menurut Pengawas Lingkungan Hidup DLH Kota Solok, Siswanto, kemarin, melalui kegiatan ramah lingkungan ini, para siswa diberikan kesempatan untuk praktek langsung terkait pembuatan kompos setelah menerima materi di rumah kompos TPA Regional Solok. “Ada tiga jenis sampah yang harus diketahui oleh siswa, yaitu sampah organik, non-organik, dan sampah bahan bakar beracun atau (B3),” ujar Siswanto.

Sampah organik yang dapat diubah menjadi pupuk kompos terdiri atas sampah kertas bekas, tisu bekas, dedaunan, rumput, potongan kayu, dan kotoran hewan peliharaan yang telah dikeringkan.

Pihaknya berharap para siswa dapat memahami pentingnya menjaga lingkungan dan memanfaatkan sampah dengan baik. “Harapan kita, para murid ini dapat mengimplementasikan ilmu yang mereka dapatkan di sekolah maupun kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta generasi yang mencintai lingkungan dan mengetahui cara untuk menjaganya,” papar Siswanto.

Di tempat yang sama Kepala SDN 20 Kota Gaek, Fitri Elita, mengapresiasi dan berterima kasih kepada DLH Kota Solok karena bersedia menerima kunjungan seluruh rombongan dalam rangka menuntut ilmu terkait pentingnya mengetahui proses pengolahan sampah yang baik dan benar. “Tingginya kepadatan penduduk membuat konsumsi masyarakat meningkat, sehingga timbulan sampah juga meningkat, yang menyebabkan persoalan sampah tidak kunjung selesai,” papar Fitri Elita.

Di SDN 20 Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, sesuai program pembelajarannya, mengunjungi rumah kompos di TPA Regional Solok juga dijadikan sebagai edukasi tentang pengolahan sampah menurut prosedur yang baik dan benar, salah satunya adalah untuk mengurangi volume sampah di TPA Kota Solok yang saat ini terus meningkat setiap bulannya. (wan)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?