BUKITTINGGI, KP – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Supardi mendorong guru-guru untuk menuangkan gagasan agar produk-produk SMK bisa menjadi bagian skema kepariwisataan.
Hal itu disampaikannya saat menutup bimbingan teknis Digitalisasi Guru SMK se-Kota Payakumbuh, baru-baru ini di Novotel Bukittinggi.
“Pada saat ini konsep pariwisata yang berkembang masih bersifat umum, seperti keindahan tempat atau keunikan suatu daerah. Kita harus memikirkan, bagaimana produk-produk SMK bisa menjadi bagian dari konsep tersebut,” katanya.
Dia mengatakan, SMK dituntut melahirkan inovasi yang bernilai ekonomis, jadi harus dipikirkan bagaimana caranya mengintegrasikan produk SMK dengan konsep pariwisata. Apapun produk yang dihasilkan harus bergandengan dengan kemajuan suatu daerah.
“Salah satu upaya memperkenalkan produk SMK untuk menjangkau pangsa pasar yang lebih luas adalah, menampilkannya pada expo atau festival pariwisata tingkat nasional dan international. Namun yang ditampilkan mesti memenuhi spesifikasi kelayakan,” katanya.
Dia mengajak, guru-guru SMK meyakinkan murid untuk melahirkan inovasi yang berkualitas, apapun produknya. Kedepan murid-murid terus memiliki inovasi kedepan.
Dalam kesempatan itu, Supardi juga memaparkan rencana pelaksanaan SMK Expo di Kota Payakumbuh pada tahun 2024 mendatang.
“Pada 2024 mendatang, bakal dilaksanakan SMK Expo di Kota Payakumbuh, dengan melibatkan dunia industri. Ini merupakan peluang untuk berinovasi menciptakan produk-produk baru dan hasil inovasi siswa SMK di Kota Payakumbuh untuk diperkenalkan dalam kegiatan berskala nasional tersebut,” kata Supardi.
Lebih jauh Supardi memaparkan, SMK Expo tersebut menjadi wadah untuk memperkenal berbagai inovasi terbaru dari seluruh SMK yang belum ada di pasaran. Jika produk tersebut mendapat perhatian dunia industri bukan tidak mungkin akan ada transaksi. (fai)
