PADANG, KP — Kebakaran melanda sebuah gudang penyimpanan ikan di Jalan Tanah Beroyo Nomor 32, Kelurahan Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Senin sore (19/1/2026). Peristiwa di kawasan permukiman padat penduduk itu menyebabkan kerugian ditaksir mencapai Rp600 juta.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 15.40 WIB. Satu menit kemudian, armada langsung diberangkatkan dan tiba di lokasi pukul 15.46 WIB.
“Objek yang terbakar merupakan bangunan gudang ikan milik warga bernama David (35). Luas area yang terdampak sekitar 100 meter persegi,” ujar Rinaldi.
Kebakaran bermula saat seorang karyawan gudang, Yogi Saputra (31), melihat api muncul dari lantai dua bangunan. Api dengan cepat membesar, sehingga saksi segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Karena lokasi berada di kawasan padat penduduk dengan akses jalan yang sempit, Damkar Kota Padang mengerahkan enam unit armada dan sekitar 80 personel. Upaya pemadaman difokuskan untuk melokalisir api agar tidak merembet ke dua bangunan di sekitar gudang.
Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 16.15 WIB. Dalam kejadian tersebut, petugas berhasil menyelamatkan aset senilai sekitar Rp2 miliar di atas lahan seluas 1.500 meter persegi.
Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak lima orang terdampak akibat kebakaran ini. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
“Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Fokus utama kami saat kejadian adalah mencegah api merambat ke rumah warga lainnya,” jelas Rinaldi.
Penanganan kebakaran turut melibatkan PMI, Polri, TNI, PLN, Satpol PP, serta Camat Padang Barat dan Lurah Belakang Tangsi yang hadir langsung di lokasi untuk mendampingi proses pemadaman. (red)