PADANG, KP — Ajang Selaju Sampan Tradisional dalam rangka Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 mulai menarik minat generasi muda. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah peserta kategori Kelompok Umur (KU) Junior 18 Tahun yang melampaui target awal panitia.
Ketua Panitia Pelaksana Selaju Sampan Tradisional, Mega Nanda mengatakan, kategori KU Junior 18 Tahun diikuti 13 tim, lebih banyak dari target awal sebanyak 10 tim. Menurutnya, keikutsertaan pelajar dan generasi muda menjadi langkah penting untuk menjaga keberlangsungan olahraga dayung tradisional Minangkabau.
“Target kami 10 tim untuk KU Junior 18, ternyata yang mendaftar 13 tim. Dan itulah cikal bakal untuk melestarikan dayung tradisional dari anak-anak muda kita. Mudah-mudahan dari KU Junior 18 ini, dayung tradisional Kota Padang tetap berjalan, berkembang, dan bertahan untuk kita semua,” ujarnya.
Babak penyisihan hingga final KU Junior 18 Tahun berlangsung pada 6–7 Agustus di Batang Palinggam, Kota Padang. Pada babak final, Putra PDP Faliha Junior berhasil meraih juara pertama, disusul Redis Junior sebagai juara kedua, PDP Faliha Junior di posisi ketiga, dan Redis Junior sebagai peringkat keempat.
Para pemenang mendapatkan piala dari Anggota DPRD Kota Padang Ersmiarti serta dana pembinaan. Juara pertama memperoleh Rp4 juta, juara kedua Rp3 juta, juara ketiga Rp2 juta, dan peringkat keempat Rp1 juta.
Mega mengatakan, panitia dan warga Palinggam mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Padang, mulai dari wali kota, wakil wali kota, hingga jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang membantu penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurutnya, dukungan dan koordinasi antarinstansi semakin baik selama pelaksanaan kegiatan. Sejumlah kepala OPD juga rutin meninjau lokasi pertandingan untuk memastikan kebutuhan panitia dan kelancaran acara.
Selain kategori KU Junior 18 Tahun, Selaju Sampan Tradisional tahun ini juga menghadirkan kategori Open Kota Padang. Perlombaan tersebut masih berlanjut hingga 8–9 Agustus.
Mega mengajak masyarakat Kota Padang untuk hadir menyaksikan dan meramaikan ajang budaya olahraga tradisional tersebut.
“Selamat ulang tahun Kota Padang yang ke-357. Mari bersama kita bangun Kota Padang, mari bersama kita melangkah untuk kemajuan Kota Padang. Ketika kita berada di Kota Padang atau berada di bumi Minangkabau, kita tetap memegang teguh adat, budaya, serta agama,” katanya.
“Kepada warga Kota Padang, pertandingan kita masih ada 8-9 Agustus. Mari hadir, saksikan, serta ramaikan Selaju Sampan Tradisional dalam rangka HJK Kota Padang ke-357,” tutupnya. (red)
Have any thoughts?
Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!