SOLOK, KP – Dari 35 anggota DPRD Kabupaten Solok periode 2019-2024, ada tiga orang perempuan yaitu Vivi Yulistia Rahayu dan Yetty Aswati Garende dari Partai Golkar serta Dian Angraini dari Partai Demokrat.
Vivi merupakan anggota dewan termuda karena saat dilatik ia baru berusia 26 tahun. Ia lahir di Padang, 20 Juli 1993.
Jelang pemilu 2024, ketiga srikandi parlemen Kabupaten Solok itu mengajak kaum perempuan untuk ikut terjun ke dunia politik, kalau perlu ikut menjadi calon legislatif.
Vivi Yulistia Rahayu mengatakan, ia sendiri memutuskan untuk maju dalam pilkada 2019 karena ingin mengubah paradigma generasi muda terhadap dunia politik. Di mana sebagian besar generasi milenial enggan terlibat dalam dunia politik, apalagi kaum hawa.
“Saya ingin mengajak generasi muda, terutama wanita utnuk tidak sungkan-sungkan terjun ke dunia politik. Yang penting adalah niat dan tujuan kita,” sebutnya.
Hal senada disampaikan Dian Angraini. Menurutnya, kaum perempuan jangan gentar apalagi minder maju pada pileg 2024.
“Wanita juga bisa duduk di DPRD, jadi yang ingin mencaleg silahkan maju asalkan ada visi dan misi yang jelas,” sebut Dian.
Sementara, Yetty Aswaty yang sudah dua periode duduk di DPRD Kabupaten Solok juga mengajak kaum muda, khususnya wanita untuk beramai-ramai maju dalam pencalonan anggota legislatif.
“Semakin banyak perempuan yang menjadi wakil rakyat, semakin besar peluang kita untuk memperjuangkan nasib perempuan,” kata Yetty, Kamis (11/5).
Menurutnya, dengan berpolitik bisa ikut menentukan kebijakan pemerintah. Bahkan tanpa disadari, harga bahan pokok, tarif listrik dan lainnya tidak terlepas dari proses politik. (wan)
