PADANG, KP — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengerahkan tiga unit alat berat untuk menormalisasi aliran Batang Guo di Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, setelah banjir mengubah jalur sungai dan memutus akses jalan warga.
Pengerjaan normalisasi dimulai sejak Selasa (4/8) malam. Dua unit alat berat berasal dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Provinsi Sumbar, sedangkan satu unit lainnya dikerahkan Pemerintah Kota Padang.
Kepala Dinas SDABK Sumbar Rifda Suriani mengatakan, pengerahan alat berat merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat meninjau lokasi banjir.
Menurut Rifda, perubahan alur sungai menyebabkan air mengalir melewati badan jalan sehingga mengganggu mobilitas masyarakat. Karena itu, normalisasi difokuskan untuk mengembalikan aliran sungai ke jalur semula dengan membersihkan material yang menutup alur sungai.
“Sesuai arahan Bapak Gubernur, dua unit alat berat dari Dinas SDABK dan satu unit dari Pemerintah Kota Padang mulai bekerja sejak tadi malam,” katanya di Padang, Rabu (5/8).
Selain membuka kembali aliran sungai, pekerjaan juga bertujuan memulihkan akses jalan warga sekaligus mengurangi risiko banjir susulan apabila hujan kembali turun.
Sebelumnya, Gubernur Mahyeldi meninjau langsung kawasan Batang Guo dan menginstruksikan Dinas SDABK segera melakukan normalisasi sungai sebagai langkah penanganan darurat pascabanjir.
Selain normalisasi sungai, Pemerintah Provinsi Sumbar bersama Pemerintah Kota Padang juga melakukan pendataan kerusakan, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, serta percepatan pemulihan infrastruktur yang rusak akibat banjir. (fai)
Have any thoughts?
Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!