PAYAKUMBUH, KP — Sebanyak 130 aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat mengikuti vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) dosis pertama di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Rabu (5/8).
Vaksinasi yang digelar di Aula Pertemuan Josrizal Zain, lantai III Balai Kota Payakumbuh, itu merupakan bagian dari Program Satu Juta Vaksin HPV yang digagas Dewan Pengurus KORPRI Nasional.
Kegiatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi Pemerintah Kota Payakumbuh, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Payakumbuh, Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, serta sejumlah pihak terkait.
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengatakan, vaksinasi HPV merupakan salah satu upaya pencegahan terhadap infeksi HPV yang dapat menyebabkan sejumlah penyakit, termasuk kanker serviks.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada KORPRI, Balai POM di Payakumbuh, Dinas Kesehatan, serta seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja sama menghadirkan program ini. Kolaborasi seperti ini penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Payakumbuh,” ujar Elzadaswarman.
Menurut dia, pembangunan kesehatan tidak hanya berfokus pada penanganan penyakit, tetapi juga perlu diperkuat melalui pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.
Karena itu, ia mengajak peserta vaksinasi turut menyampaikan informasi yang benar mengenai vaksin HPV kepada keluarga dan lingkungan masing-masing.
“Saya berharap peserta tidak hanya menerima manfaat vaksinasi, tetapi juga dapat menjadi penyampai informasi di keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat. Edukasi yang benar akan membantu meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pencegahan kanker serviks,” katanya.
Elzadaswarman menegaskan, Pemerintah Kota Payakumbuh akan terus mendukung program kesehatan yang bersifat promotif dan preventif serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Balai POM di Payakumbuh Dio Ramondrana mengatakan, vaksinasi yang digelar merupakan pemberian dosis pertama bagi peserta yang telah terdaftar.
“Vaksinasi HPV dosis pertama dilaksanakan pada 5 Agustus 2026. Selanjutnya peserta akan mengikuti rangkaian vaksinasi sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku,” kata Dio.
Ia mengingatkan peserta agar mengikuti seluruh rangkaian vaksinasi sesuai jadwal dan ketentuan program.
Program vaksinasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pencegahan penyakit sekaligus meningkatkan edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. (dst)
Have any thoughts?
Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!