Sektor Pertanian Solok Bangkit, Kementan Tambah Alokasi Program Irigasi Jadi 74 Unit

by Redaksi
A+A-
Reset

SOLOK, KP — Keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok memulihkan 80 persen lahan pertanian yang rusak akibat bencana membuat Kementerian Pertanian (Kementan) RI menambah alokasi bantuan jaringan irigasi. Dari sebelumnya 13 unit, bantuan tersebut kini meningkat menjadi 74 unit.

Tambahan bantuan itu terungkap saat Direktur Irigasi Kementan RI Liferdi Lukman meninjau kawasan persawahan di Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Jumat (7/8). Lahan yang sebelumnya terdampak bencana kini mulai pulih dan telah memasuki musim tanam ketiga.

Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan, pemulihan lahan pertanian rusak kategori ringan hingga sedang terus dilakukan. Namun, Pemkab Solok masih membutuhkan dukungan pemerintah pusat untuk menangani 64 hektare lahan pertanian yang mengalami kerusakan berat.

“Alhamdulillah, sawah yang kita lihat hari ini sudah memasuki musim tanam ketiga. Mudah-mudahan ini menjadi tanda bahwa ekonomi masyarakat kita kembali tumbuh,” kata Jon Firman Pandu.

Menurutnya, Pemkab Solok berkomitmen memastikan seluruh bantuan Kementan disalurkan secara transparan dan tepat sasaran. Penyaluran bantuan juga dilakukan langsung kepada kelompok tani tanpa melalui pihak ketiga.

Direktur Irigasi Kementan RI Liferdi Lukman mengapresiasi langkah cepat Pemkab Solok dalam memulihkan lahan pertanian terdampak bencana. Kecepatan pelaksanaan tersebut menjadi salah satu pertimbangan Kementan menambah alokasi bantuan jaringan irigasi.

“Awalnya kami mengalokasikan 13 unit program irigasi untuk Kabupaten Solok. Karena pelaksanaannya cepat dan berhasil, sekarang kami tingkatkan menjadi 74 unit. Daerah yang mampu melaksanakan program dengan baik akan semakin dipercaya dan memperoleh tambahan dukungan dari pemerintah pusat,” tegas Liferdi.

Liferdi juga mendorong pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan pemerintah nagari aktif mengusulkan kebutuhan jaringan irigasi melalui aplikasi Sistem Informasi Pengusulan Irigasi (Sipuri).

Kunjungan kerja tersebut dilanjutkan dengan peninjauan hamparan persawahan di Nagari Selayo bersama Kepala Dinas Pertanian Solok, Camat Kubung, Wali Nagari Selayo, serta jajaran Kementan RI. (ak/*)

Apakah berita ini bermanfaat?
Ya0Tidak0

Have any thoughts?

Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!