Daftar Isi
PARIAMAN, KP — o Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Kamis (6/8). Langkah preventif ini diusung guna menekan ancaman Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, hingga stroke.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, mengimbau seluruh warga aktif memanfaatkan program deteksi dini PTM. Langkah ini krusial untuk mencegah kegawatdaruratan medis kronis.
“Melalui Sosialisasi Germas ini, saya menghimbau masyarakat untuk aktif melakukan deteksi dini terhadap Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui program Periksa Kesehatan Gratis,” kata Wako Yota Balad.
Ia juga menegaskan bahwa cakupan jaminan kesehatan warga Pariaman telah menyentuh predikat Universal Health Coverage (UHC) sebesar 98,8 persen, sejalan dengan arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama, mengapresiasi kesadaran berobat warga Pariaman yang berhasil membawa kota ini menembus lima besar capaian PKG se-Sumbar pada tahun 2025. Program PKG ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto agar masyarakat luas dapat mengakses layanan medis secara cuma-cuma hanya dengan bermodalkan KTP.
“PKG ini adalah program Presiden RI Prabowo Subianto untuk masyarakat Indonesia. Masyarakat tidak perlu lagi cek kesehatan keluar daerah maupun di luar negeri cukup di Puskesmas dengan membawa KTP,” kata Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama.
Melalui sosialisasi ini, jajaran pemko bersama DPR RI mengajak masyarakat senantiasa menjaga kebersihan lingkungan, mengatur pola makan bergizi, serta membiasakan olahraga teratur. (rika)
📚 Artikel Terkait

Di Tengah Efisiensi dan Bencana, APBD Sumbar Terserap 94,59 Persen

Pendapatan Payakumbuh Naik 21,45 Persen, Belanja Tembus Rp886,92 Miliar

Polemik Pajak Air Permukaan, Pemprov Sumbar Diminta Tidak Tebang Pilih

Pemkab Padang Pariaman Ajak Pensiunan ASN Kawal Pembangunan

Dukung Imbauan MUI, Fadly Amran: Perayaan HUT RI Jangan Abaikan Adat dan Agama
