PAYAKUMBUH, KP — Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra menilai penguatan kembali tradisi adat menjadi langkah penting untuk membentengi generasi muda dari pengaruh negatif perkembangan teknologi dan arus globalisasi. Menurutnya, pelestarian adat harus berjalan seiring dengan penguasaan ilmu pengetahuan agar lahir generasi yang berkarakter dan tetap berpegang pada nilai budaya.
Hal itu disampaikan Wirman saat menghadiri kegiatan Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari di Balai Adat Aua Kuniang, Minggu (2/8).
Ia mengatakan menghidupkan kembali tradisi adat bukan sekadar melestarikan warisan leluhur, tetapi juga menjaga jati diri masyarakat Minangkabau di tengah perubahan zaman.
Menurut Wirman, generasi muda perlu terus meningkatkan pendidikan dan menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi. Namun, kemajuan tersebut harus tetap dilandasi nilai adat dan agama yang berpijak pada falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).
Ia menegaskan kecerdasan intelektual tidak akan memberi manfaat maksimal tanpa diiringi etika, moral, dan tanggung jawab sosial. Karena itu, kaum muda diharapkan menjadikan adat sebagai pedoman dalam berpikir dan bertindak di era digital.
Selain itu, Wirman mengingatkan pemuda Minangkabau memiliki peran sebagai parik paga nagari, yakni menjaga marwah kampung halaman sekaligus menjadi penggerak pembangunan. Ia juga mengajak generasi muda menjauhi narkoba, judi online, serta berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan.
Wirman turut mendorong kaum muda menghidupkan kembali budaya santun melalui penerapan nilai Kato Nan Ampek agar hubungan antargenerasi tetap terjaga dan nilai-nilai adat terus diwariskan.
Menurutnya, DPRD Kota Payakumbuh akan terus mendukung berbagai kegiatan pelestarian budaya. Sebab, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menjaga identitas budaya dan nilai religius masyarakat.
Ia juga mengajak niniak mamak, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat membimbing anak kemenakan agar tetap berpegang pada nilai-nilai adat di tengah perkembangan zaman. (dst)
Have any thoughts?
Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!