Home » Jurnal Perancangan Generator Magnet Permanen Tiga Phasa dengan Model Rotor IPM-ARC SHAPED

Jurnal Perancangan Generator Magnet Permanen Tiga Phasa dengan Model Rotor IPM-ARC SHAPED

Redaksi
A+A-
Reset

PERANCANGAN GENERATOR MAGNET PERMANEN TIGA PHASA DENGAN MODEL ROTOR IPMARC SHAPED

Satria Roki Putra U, Zuriman Anthony, YusreniWarmi, Andi Syofian, Anggun Anugrah 

Prodi Teknik Elektro Sarjana, Fakultas Teknik, Institut Teknologi Padang Jl. Gajah Mada Jl. Kandis Raya, Kp. Olo, Kec. Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat 25173

Email: 2017310013.satria@itp.ac.id

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian perancangan Generator Magnet PermanenTiga Phasa Untuk Model Rotor IPM–ARC SHAPED adalah untuk mengetahui output Amplitude tegangan dan Frequency pada generator.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah membuat proto type generator magnet permanent type ARC dengan menyusun magnet menjadi 8 kutub pada rotor mengikuti desain 12 kutub pada stator dengan soft iron pada rotor diganti Dengan pilot epoxy resin sebagai pengganti soft iron pada kedudukan magnet di rotor. Dari hasil pegujian diketahui tegangan keluaran generator pada kecepatan 500Rpm Amplitudonya 0,9 Volt dan Frequency nya 6,25Hz. Pada kecepatan 1000 Rpm Amplitudonya 1,8 Volt dan Frequency nya 12,5 Hz. Pada kecepatan 1500 Rpm Amplitudonya 2,7 Volt dan Frequency nya 18,75 Hz. Pada kecepatan 2000 Rpm Amplitudonya 3,6 Volt dan Frequency ny 25 Hz. Dapat dilihat dari hasil pengujian frekuensinya 48 Hz dan output dengan gelombang sinusoidal namun tapi tidak sempurna, hal ini disebabkan oleh bentuk dan ukuran magnet permanen yang digunakan terhadap toot-toot (gigi-gigi) stator.

  1.   PENDAHULUAN

Elektromagnetik   adalah   sebuah   kajian   tentang   bagaimana   suatu   arus   listrik   bias menghasilkan magnet  dan  juga sebaliknya,  bagaimana  magnet  bias  menghasilkan  arus  listrik. Dengan menggunakan prinsip  elektromagnetik tersebut, maka  munculah generator  listrik yang pertama kali ditemukan oleh Michael Faraday pada tahun 1831(Rohmah et al.,2020) (Rohmah et al., 2020) (Fajar, 2017). Dimana suatu kumparan kawat akan teraliri listrik (terinduksi) arus listrik, ketika kumparan kawat-kawat tersebut melintasi medan magnet (Edition, 2005).

Generator  saat  ini  dapat  di kelompokkan atas  2 kelompok DC  dan AC,  Generator  AC (Alternating Current) menghasilkan arus listrik yang mengalir secara bolak-balik (bergantian arah) dalam kumparan kawatnya dan DC (Direct Current) menghasilkan arus listrik yang mengalir dalam satu arah konstan melalui kumparan kawatnya (Indriani, 2015).

Generator AC dapat dikategorikan lagi menjadi 2 kategori; Sinkron dan Asinkron (induksi), generator merupakan generator serempak karena arus listrik yang dihasilkan oleh generator ini memiliki frekuensi dan fase yang serempak atau sesuai dengan sumber listrik yang digunakan untuk  menggerakkannya  sedangkan  generator  asinkron  merupakan  generator  tidak  serempak karena putaran rotornya tidak sama dengan putaran medan magnet pada stator(Sunarlik, 2017).

Generator sinkroon dan asinkron memiliki beberapa keunggulan, generator sinkron mampu menghasilkan arus listrik dengan frekuensi dan tegangan yang stabil dan juga dapat dijalankan secara parallel dengan generator lain atau jaringan listrik yang ada sedangkan generator asinkron pada umumnya tidak menggunakan brush karena prinsip kerja generator asinkron mengubah energi mekanik menjadi energy listrik dengan memanfaatkan interaksi antara medan magnet stator dan medan magnet yang dihasilkan oleh rotor yang berputar.

Dari uraian yang disampaikan sebelumnya,  penulis  akhirnya  memilih  judul.Perancangan generator magnet permanen tiga phasa dengan model rotor IPM-ARC shaped.

  1. METODE

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik   kinerja   generator magnet permanen tiga phasa dengan model rotor IPM ARC–SHAPED dengan adanya perubahan rotor generator magnet permanen dari bentuk magnet dan susunannya untuk meningkatkan prediksi kinerja dan efisiensi.

  1. HASIL DANPEMBAHASAN

3.1 Hasil pengujian pada kecepatan 500 Rpm

Dari pengujian yang telah dilakukan pada generator magnet permanent 3 phasa dengan model  rotor  IPM-ARC  SHAPED. Pada  pengujian  pertama  generator  di  putar  dengan kecepatan 500 Rpm.

Gambar 3.1 Hasil Gelombang pada kecepatan 500 Rpm

Dapat dilihatdarihasilpengujianfrekuensinya 48 Hz dan output dengangelombang sinusoidal namuntapitidaksempurna, hal ini disebabkan oleh bentuk dan ukuran magnet permanen yang digunakanterhadap toot-toot (gigi-gigi) stator.
f= 6,2Hz
Amplitudo VAN=2,44V VAN=VBN=VCN Amplitudo VBN=2,44V
Amplitudo VCN=2,44V

Perhitungan;
K= 2π∙r

= 2π∙51cm

= 2π∙0,051m

= 2∙3,14∙0,051 = 0,32038m

Lebar kumaparan = 0,32028/8 kutub = 0,040035m

Tinggi kumparan = 4cm = 0,04m

A = L∙T

= 0,040035∙0,04

= 0,0016014 m2

Emf = 𝜔 ∙ 𝑁 ∙ � ∙ �

= 500∙48∙B∙0,0016014

= 38,4336∙B

= 0,1

= 25,6224∙0,1 = 2,56224V

Menentukan rpm putaran untuk menghasilkan frekuensi jala-jala 3 phasa sebesar 6,2 Hz maka dari persaman () rotor harus diputar pada kecepatan : rpm = (120∙50)/8 = 6.000 / 8 = 750 rpm. Sehingga generator harus diputar pada 500 rpm agar dihasilkan frekuensi keluaran sebesar 6,2 Hz.

3.2 Hasil pengujian pada kecepatan 1000 Rpm

Gambar 3.2 Hasil gelombang pada kecepatan 1000 Rpm

Frekuensi yang di hasilkan 12,5 Hz dan amplitude nya 1,8 Volt. f= 12,5Hz
Amplitudo VAN=5,20V VAN=VBN=VCN Amplitudo VBN=5,20V

Amplitudo VCN=5,20V

Perhitungan;
K= 2π∙r

= 2π∙51cm

= 2π∙0,051m

= 2∙3,14∙0,051 = 0,32038m

Lebar kumparan = 0,32028/12 kutub = 0,02669m

Tinggi kumparan = 4cm = 0,04m

A = L∙T

= 0,02669∙0,04

= 0,0010676 m2

Emf = 𝜔 ∙ 𝑁 ∙ � ∙ �

= 1000∙48∙B∙0,0010676

= 51,2448∙B

= 0,1

= 51,2448∙0,1 = 5,12448V

Menentukan rpm putaran untuk menghasilkan frekuensi jala-jala 3 phasa sebesar 50 Hz maka dari persaman (2.9) rotor harus diputar pada kecepatan :
rpm = (120∙100)/8 = 12.000 /8 = 1.000 rpm
Sehingga generator harus diputar pada 1.000 rpm agar dihasilkan frekuensi keluaran sebesar 100 Hz.

3.1 Hasil pengujian dengan kecepatan 1.500 Rpm

Pada pengujian ketiga generator diputar dengan kecepatan 1.500 Rpm

Gambar 3.3 Hasil gelombang pada kecepatan 1.500 Rpm

Frekuensi yang dihasilkan 18,75 Hz Tegangan yang dihasilkan dipengaruhi jumlah lilitan celah udara, frequensi, Rpm, dan kuat medan magnet pada rotor.
f= 18,75Hz
Amplitudo VAN=7,84V VAN=VBN=VCN Amplitudo VBN=7,84V
Amplitudo VCN=7,84V

Perhitungan;
K= 2π∙r

= 2π∙51cm

= 2π∙0,051m

= 2∙3,14∙0,051 = 0,32038m

Lebar kumparan = 0,32028/12 kutub = 0,02669m

Tinggi kumparan = 4cm = 0,04m

A = L∙T

= 0,02669∙0,04

= 0,0010676 m2

Emf = 𝜔 ∙ 𝑁 ∙ � ∙ �

= 1500∙48∙B∙0,0010676

= 76,8672∙B

= 0,1

= 76,86672∙0,1 = 7,68672V

Menentukan rpm putaran untuk menghasilkan frekuensi jala-jala 3 phasa sebesar 50 Hz maka dari persaman rotor harus diputar pada kecepatan :
rpm = (120∙150)/12 = 18.000 / 12 = 1.500 rpm
Sehingga generator harus diputar pada 1.500 rpm agar dihasilkan frekuensi keluaran sebesar 150 Hz.

3.2  Hasil pengujian dengan kecepatan 2.000 Rpm

Pada pengujian terakhir generator diputar dengan kecepatan 2.000 Rpm

Gambar 3.4 Hasil gelombang pada kecepatan 2.000 Rpm

Frekuensi yang dihasilkan 25 Hz f= 25Hz
Amplitudo VAN=10,4V VAN=VBN=VCN Amplitudo VBN=10,4V
Amplitudo VCN=10,4V

Perhitungan;
K= 2π∙r

= 2π∙51cm

= 2π∙0,051m

= 2∙3,14∙0,051 = 0,32038m

Lebar kumparan = 0,32028/12 kutub = 0,02669m

Tinggi kumparan = 4cm = 0,04m

A = L∙T

= 0,02669∙0,04

= 0,0010676 m2

Emf = 𝜔 ∙ 𝑁 ∙ � ∙ �

= 2000∙48∙B∙0,0010676

= 102,4896∙B

= 0,1

= 10,24896∙0,1 = 10,24896V

Menentukan rpm putaran untuk menghasilkan frekuensi jala-jala 3 phasa sebesar 50 Hz maka dari persaman () rotor harus diputar pada kecepatan :
rpm = (120∙200)/12 = 24.000 / 12 = 2.000 rpm
Sehingga generator harus diputar pada 2.000 rpm agar dihasilkan frekuensi keluaran sebesar200 Hz.

  1.   Kesimpulan

Pada penelitian tentang studi Generator Magnet permanen Tiga phasa untuk model Rotor IPM- ARC SHAPED dengan kontruksi motor berbentuk ARC, torsi dan kecepatan motor dengan kecepatan awal pada putaran 500 RPM dan putaran 1000 Rpm, sampai keputaran maksimal 2.000 Rpm.

  1.  Dari hasil  pegujian  diketahui  tegangan  keluaran  generator  pada  kecepatan  500RpmnAmplitudonya 2,5 Volt dan Frequency nya 48Hz

Pada kecepatan 1000Rpm Amplitudonya 1,8  Volt dan Frequency nya 12,5Hz Pada kecepatan 1500Rpm Amplitudonya 2,7 Volt dan Frequency nya 18,75Hz Pada kecepatan 2000Rpm Amplitudonya 3,6 Volt dan Frequency ny 25Hz

  1. Dapatdilihatdari hasil pengujian frekuensinya 12,5 Hz dan output dengan gelombang sinusoidal namun tapi tidak dapat, hal ini disebabkan oleh magnet na 8 kutub dan stator 12 kutub.
  2. Kecepatanmaksimal hanya 2.000 Rpm yang mana harusnya kecepatan maksimalnya 3.000

Rpm, hal ini di karenakan untuk mengurangi resiko dalam pengujian mengingat masih ada rotor yang akan di uji untuk selanjutnya.

DAFTAR PUSTAKA

Edition, F. M. (2005). First Multicolour Edition Electrical. In System: Vol. I (Issue I).

Fajar, A. (2017). Rancang Bangun Generator Sinkron Axial Flux Permanent Magnet 1500 Watt.

Jurnal Teknik Energi, 5(33), 18–36.

Indriani, A. (2015). Analisis Pengaruh Variasi Jumlah Kutub dan Jarak Celah Magnet Rotor Terhadap Performan Generator Sinkron Fluks Radial. Electrician  Jurnal Rekayasa Dan Teknologi Elektro, 9(2), 62–71.

Manishe, M. I., Hasibuan, A., & Putri, R. (2021). Perancangan Radial Flux Permanent Magnet Synchronous Generator Sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Angin Menggunakan Finite Element Method (Fem). Jurnal Energi Elektrik9(2), 42. https://doi.org/10.29103/jee.v10i1.4895

Ramadhan, A., & Tamam, M. T. (2021). Perancangan Permanent Magnet Synchronous Generator Kapasitas 22 KVA Menggunakan Metode Finite Element Method.  Jurnal Riset Rekayasa Elektro3(2), 83–90. https://doi.org/10.30595/jrre.v3i2.11516

Rohmah, A., Hadi, W., & Cahyadi, W. (2020). Rancang Bangun Generator Ac Konstruksi Axial Flux  Satu  Fasa  Menggunakan  Magnet  Neodymium  Silinder  Dengan  Kutub  Berlawanan. Jurnal Arus Elektro Indonesia, 6(2), 33. https://doi.org/10.19184/jaei.v6i2.19654

Sunarlik, W. (2017). Prinsip Kerja Generator. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 6.

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?