PADANG PANJANG, KP – Tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) melakukan verifikasi dan validasi lapangan Pengarusatamaan Gender (PUG) ke Padang Panjang jelang digelarnya Anugerah Parahita Ekapraya (APE).
Tim tersebut mengamati langsung kesesuaian data yang dikirim Pemko Padang Panjang ke Kementerian beberapa waktu lalu. Rombongan yang diketuai Ratih Rachmawati itu disambut Pj. Wali Kota Sonny Budaya Putra, di Aula Kantor Bappeda, Kamis (16/11).
APE merupakan penghargaan yang diberikan Kementerian PPPA kepada pemerintah daerah atau lembaga yang berkomitmen dan berperan dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui strategi PUG.
Wako Sonny mengatakan, Padang Panjang merupakan kota yang menjunjung tinggi PUG sejak lama. Terbukti dengan kehadiran sekolah perempuan Perguruan Diniyyah Puteri pada 1923. Sekolah itu saat ini sudah mencapai usia satu abad. Di samping itu, lanjutnya, era globasiasi tidak melunturkan nilai luhur adat istiadat dan menempatkan Bundo Kanduang di posisi yang strategis.
“Kesetaraan gender sangat dihargai dari dahulu di Padang Panjang. Prinsip demokrasi di Sumbar khususnya di Padang Panjang sangat tinggi. Tidak ada kesenjangan,” tuturnya.
Sementara, Ratih Rachmawati mengapresiasi pemko telah melakukan input data dan lembar kerja penyelenggaraan PUG tepat waktu. Dijelaskannya, tidak semua data dari daerah yang masuk diverifikasi. Pihaknya sangat teliti untuk hal itu. Kemudian, tidak otomatis verifikasi dan validasi di lapangan menentukan diraihnya anugerah ini. Semua tergantung penggalian dan kecocokan data di lapangan. (sup)
