Home » Geliat Singkat Wawako Padang Ekos Albar di Tahun 2023

Geliat Singkat Wawako Padang Ekos Albar di Tahun 2023

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG – Mengakhiri tahun 2023, maka Ekos Albar telah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Padang selama 8 bulan. Apa saja yang sudah dilakukan Wakil Wali Kota yang juga merupakan seorang pengusaha di Ibukota ini dalam waktu singkat itu, baca wawancara eksklusif Ekos Albar (EA) bersama Koran Padang (KP) berikut ini.

KP : Selamat sore Bapak Wawako

EA : Selamat sore Koran Padang…

KP : 8 bulan, apa saja yang sudah Bapak lakukan sebagai Wakil Wali Kota Padang ?

EA : Ya, 8 bulan mungkin singkat. Tetapi Alhamdulillah sudah cukup banyak yang bisa dilakukan untuk jangka waktu segitu. Yang paling menonjol mungkin pembenahan Pasar Raya Padang. Baik itu pembenahan PKL nya, parkirnya, kebersihannya, dan aspek pendukung lainnya.

KP : Kenapa Pasar Raya ?

EA : Pasar Raya itu kan salah satu etalase Kota. Salah satu pusat perekonomian. Walaupun sekarang sudah serba digital dan menggunakan aplikasi dalam berbelanja, tetapi yang namanya Pasar Raya itu tetap menjadi tempat warga kota bertemu dan bertransaksi jual beli.

Jadi itu adalah target utama saya bagaimana Pasar Raya kita di Padang ini, menjadi tempat interaksi yang nyaman bagi warga kota, ataupun orang yang berkunjung.

KP : Jadi apa yang sudah dilakukan di Pasar Raya Pak ?

EA : Kita melakukan penertiban dan penataan kembali PKL kita dengan pembagian jam operasional. Lahan-lahan parkir yang tadinya tidak bisa digunakan, sudah bisa digunakan kembali sebagaimana peruntukannya. Kemacetan di jalan Sandang Pangan sudah berkurang drastis karena PKL nya sudah tertata.

KP : Menata PKL kan bukan pekerjaan mudah, bisa bagi tips nya Pak ?

EA : Pertama kita harus memahami prinsipnya terlebih dahulu. Baik pedagang toko ataupun PKL, sama-sama mencari penghidupan. Nah kita harus beranjak dari sudut pandang itu dulu. Jadi kita bisa mencari solusi yang adil, everybody happy. Atau paling tidak most of us happy. Makanya kita tentukan jam tayang masing-masing. Supaya kesempatan mencari penghidupan itu tersedia bagi semua golongan di Pasar Raya Padang.

KP : Apa lagi nih Pak pekerjaan yang menurut Bapak sangat berkesan selama 8 bulan menjadi Wakil Wali Kota Padang di tahun 2023 ?

EA : Ada beberapa mungkin. Tapi saya mau ceritakan yang lucu dulu. Jadi pada suatu waktu Padang itu pernah dilanda banjir hebat. Kebetulan ketika itu saya pejabat tertinggi di Kota Padang, karena mayoritas pejabat Pemko sedang mengikuti kegiatan APEKSI di luar kota. Bencana banjir ketika itu mengharuskan warga harus dievakuasi.

Saya waktu itu baru menjabat sebagai Wakil Wali Kota selama beberapa hari saja, jadi saya belum tahu titik-titik evakuasi yang bisa digunakan. Akhirnya spontan saya sebutkan korban banjir dievakuasi ke rumah dinas Wakil Wali Kota Padang. Alhasil rumah dinas saya dipenuhi warga yang menjadi korban banjir. Bagi warga yang dievakuasi kejadian itu juga menjadikan mereka tahu seluk-beluk ruangan rumah dinas Wakil Wali Kota hahaha.

KP : Wah chaotic juga kondisi rumah dinasnya ketika itu berarti Pak ?

EA : Dibilang chaotic ya ndak juga. Karena namanya rumah dinas kan, ketika diperlukan untuk kebutuhan warga kita sendiri, kenapa tidak ?

KP : Ke depannya nih Pak, bakal buat gebrakan apa lagi nih ?

EA : Kebetulan Pak Wali Kota dan saya pernah diundang oleh Hildesheim yang merupakan sister city nya Kota Padang di Jerman. Waktu kunjungan saya ke Hildesheim beberapa bulan yang lalu, kita sudah menyepakati pengiriman tenaga kerja kesehatan nih ke Jerman. Jadi tenaga kesehatan kita memiliki peluang bekerja di Jerman.

Untuk tahap pertama ini, kalau tidak salah ada lebih kurang 35 orang tenaga kesehatan. Program ini menarik karena melibatkan dukungan banyak pihak. Ada dukungan dari Unand yang memberikn kursus bahasa Jerman bagi Nakes yang akan diberangkatkan, ada juga dukungan dari diaspora Indonesia yang ada di sana yang nanti akan melatih conversation Nakes kita di sana. Dan tentunya dukungan dari Pemerintah Kota Hildesheim dan Kedubes RI di Jerman. Semoga bisa berjalan dengan lancar.

KP : Luar biasa. Baik Bapak terima kasih untuk waktunya, semoga kita bisa berbincang-bincang lagi di lain kesempatan.

EA : Wah saya yang berterima kasih. Terima kasih Koran Padang, Insya Allah kita bisa berbincang-bincang lagi. Salam hangat untuk kawan-kawan di sana. (*)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?