PAYAKUMBUH, KP – Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh Suprayitno mendorong pemanfaatan fasilitas cold storage (tempat pendingin) di Dinas Pertanian Kota Payakumbuh untuk dioptimalkan guna mengatasi inflasi. Hal ini disampaikan saat Suprayitno meninjau kondisi dan penggunaan cold storage tersebut, Selasa (30/7).
“Cold storage ini berfungsi dengan baik, namun belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat,” kata Suprayitno.
Menurutnya, cold storage dapat digunakan untuk menyimpan bahan pokok, seperti sayur, daging, dan cabai, sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan harga.
“Sebelum disimpan, pastikan kemasan sudah aman untuk disimpan pada suhu tertentu,” ucapnya.
Suprayitno juga meminta laporan lengkap dari Dinas Pertanian mengenai pelaksanaan dan pemanfaatan cold storage untuk mengidentifikasi kendala yang ada dan mencari solusinya.
“Kita akan cari penyebabnya mengapa masyarakat jarang memanfaatkan fasilitas ini, sehingga nanti dapat kita maksimalkan,” katanya.
Lebih lanjut, wako mempertimbangkan meninjau peraturan wali kota (perwako) terkait retribusi penggunaan cold storage, khususnya untuk pedagang kecil.
“Jika memungkinkan, retribusinya bisa digratiskan bagi pedagang kecil namun retribusi tetap dikenakan bagi pengusaha besar,” ujarnya.
Ia juga meminta Dinas Pertanian untuk lebih gencar mensosialisasikan penggunaan cold storage kepada masyarakat. “Sosialisasi yang lebih luas diperlukan agar masyarakat yang belum tahu bisa memanfaatkan fasilitas ini,” pungkasnya.