SOLOK, KP — Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Solok menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD se-Kabupaten Solok, di GOR Batu Batupang, Kecamatan Kubung, Rabu (2/7).
Kepala Disdikpora Solok, Zainal Jusmar, secara resmi membuka kegiatan yang diikuti peserta dari 14 kecamatan. Kegiatan ini mendapat dukungan dari para guru, Korwil Pendidikan, dan organisasi seperti IPSI, Forki, serta Persani.
“Kabupaten Solok pernah meraih juara nasional pada cabang nyanyi solo. Prestasi ini harus menjadi penyemangat bagi peserta tahun ini,” ujar Zainal.
FLS2N mempertandingkan tujuh cabang seni dan sastra, yaitu tari, nyanyi solo, pantomim, kriya, menggambar ekspresi, mendongeng, dan menulis cerita. Sementara O2SN menggelar tiga cabang olahraga: pencak silat, karate, dan senam lantai.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Solok, Iskan Novis, menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan FLS2N dan O2SN di tengah keterbatasan anggaran.
“Kami hadir tidak hanya sebagai mitra kerja, tetapi juga pendukung moral dan material untuk pendidikan. Keterbatasan anggaran jangan menghambat inovasi dan pembinaan generasi emas Solok,” katanya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang mengasah bakat, karakter, dan semangat berprestasi siswa sejak dini melalui seni dan olahraga. (bus)