Home » 38 Ribu Warga Padang Masih Hidup dalam Kemiskinan Ekstrem

38 Ribu Warga Padang Masih Hidup dalam Kemiskinan Ekstrem

Pemko Padang dan Bulog Salurkan Bantuan Pangan 

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP — Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyebut sekitar 38 ribu warga Kota Padang masuk kategori miskin ekstrem, sementara lebih dari 200 ribu masyarakat tergolong rentan miskin.

Pernyataan ini disampaikan saat ia menyerahkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng dari Perum Bulog Sumatera Barat di Kantor Lurah Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Kamis (30/10).

Maigus menegaskan bantuan pangan bersifat sementara untuk menjaga daya tahan ekonomi masyarakat miskin di tengah kenaikan harga bahan pokok.

“Bantuan ini bukan untuk melestarikan kemiskinan, tapi memastikan masyarakat paling rentan tidak kelaparan. Kondisi ekonomi memang berat, sehingga program ini masih sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kota Padang memiliki sekitar 200 ribu warga tidak mampu, termasuk 38 ribu pada desil 1 dan 2. Masyarakat desil 1 tergolong miskin ekstrem, sedangkan desil 2 dan 3 masuk kelompok rentan miskin.

Kepala Perum Bulog Sumbar, R. Darma Wijaya, menyebut total Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kota Padang sebanyak 38.621 orang, dengan 2.048 PBP berada di Kecamatan Padang Utara.

“Di Kelurahan Ulak Karang Utara terdapat 80 PBP. Kami menyalurkan 1.600 kilogram beras untuk dua bulan dan 320 liter minyak goreng. Setiap penerima menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak per bulan untuk alokasi Oktober–November,” jelasnya. (*/nda)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?