Home » Ratusan UMKM di Solok Selatan Terima Bantuan Peralatan Usaha

Ratusan UMKM di Solok Selatan Terima Bantuan Peralatan Usaha

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG ARO — Sebanyak 302 UMKM di Solok Selatan menerima bantuan peralatan usaha sebagai bagian dari program peningkatan kapasitas pelaku usaha. Bantuan yang diserahkan di RTH Solok Selatan, Padang Aro, kemarin, menjadi upaya pemerintah daerah untuk memperkuat sektor UMKM yang dinilai sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat.

Bupati Solok Selatan Khairunas mengatakan UMKM memiliki peran penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat serta mampu menyerap tenaga kerja.

“Untuk itu pemerintah berkomitmen untuk terus mengembangkan dan meningkatkan UMKM melalui program yang kita sebut sebagai ‘UMKM Naik Kelas’,” ujarnya.

Baca juga: Kerugian Infrastruktur Akibat Bencana di Padang Tembus Rp264,3 M

Ia menjelaskan, 302 UMKM penerima bantuan tersebar di seluruh kecamatan. Peralatan yang diberikan terdiri dari berbagai kebutuhan produksi, seperti alat masak, peralatan bengkel, etalase, hingga mesin jahit.

Khairunas menambahkan, kontribusi UMKM terhadap ekonomi daerah terus menunjukkan tren positif. Sejak 2021, pertumbuhan ekonomi yang disumbang UMKM rata-rata mencapai 4,09 persen. “Angka ini menunjukkan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian daerah kita,” katanya.

Menurutnya, pemerintah terus meningkatkan kapasitas pelaku UMKM. Saat ini tercatat 11.113 UMKM telah mendapatkan pembinaan, meningkat dari 9.828 UMKM pada tahun-tahun sebelumnya. Dalam tiga tahun terakhir, pemerintah juga menyalurkan 1.323 unit peralatan dengan total anggaran Rp2,3 miliar.

Baca juga: Satpol PP Padang Bubarkan Tempat Hiburan Malam

Pemerintah daerah turut melibatkan UMKM dalam berbagai kegiatan untuk memperluas promosi produk lokal. Selain itu, pemda telah mengembangkan e-Katalog lokal yang memuat produk UMKM sebagai bagian dari sistem pengadaan pemerintah.

“Kita juga telah mengembangkan e-Katalog lokal Kabupaten Solok Selatan yang diisi oleh para pelaku UMKM kita, agar produk lokal bisa masuk dalam sistem pengadaan pemerintah,” jelasnya.

Meski demikian, jangkauan pasar masih menjadi kendala utama bagi UMKM di daerah tersebut. Khairunas menegaskan pemerintah akan terus mendorong agar produk UMKM dapat menembus pasar regional hingga nasional. (mas)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?