Home » Ribuan Kantong Dumbag Dipasang untuk Antisipasi Luapan Batang Saniangbaka

Ribuan Kantong Dumbag Dipasang untuk Antisipasi Luapan Batang Saniangbaka

Redaksi
A+A-
Reset

SOLOK, KP – Wakil Bupati Solok Candra meninjau langsung proses normalisasi Batang Saniangbaka di Nagari Saniangbaka, Kecamatan X Koto Singkarak, Selasa (6/1). Langkah cepat ini diambil pemerintah daerah guna mengantisipasi luapan air sungai yang kerap merendam pemukiman warga dan fasilitas umum di wilayah tersebut.

Dalam peninjauan yang didampingi Camat X Koto Singkarak Chrismon Darma dan Wali Nagari Saniangbaka Zulmasdiawarman, fokus utama adalah memetakan titik rawan limpasan air. Sebagai langkah darurat, Pemerintah Kabupaten Solok memasang ribuan kantong dumbag di sepanjang pinggiran sungai untuk menahan debit air yang meningkat.

Wabup Candra menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Solok untuk mendatangkan bantuan 1.000 kantong dumbag dari PT Semen Padang. Saat ini, sebanyak 260 kantong telah tiba di lokasi dan segera dipasang oleh petugas bersama masyarakat.

“Langkah sementara yang paling memungkinkan adalah pemasangan dumbag agar air tidak merembes ke rumah warga. Kami upayakan sisa bantuan dari total 1.000 kantong tersebut segera tersalurkan seluruhnya,” ujar Candra.

Selain memantau pemasangan kantong penahan air, Candra juga berkomunikasi langsung melalui panggilan video dengan Anggota DPR RI Andre Rosiade untuk melaporkan kondisi terkini. Ia menyampaikan bahwa Batang Saniangbaka sudah empat kali meluap dalam waktu singkat, sehingga membutuhkan penanganan permanen.

Dalam laporan tersebut, Candra memperlihatkan kondisi Gedung MTsN Muhammadiyah Saniangbaka yang roboh akibat terjangan air. Rencananya, pembongkaran gedung akan bekerja sama dengan PT Adhi Karya. Ia juga menekankan pentingnya pemasangan bronjong agar material sungai tidak kembali menumpuk dan mengancam badan jalan.

“Jika tidak segera dipasang bronjong, material banjir akan naik lagi ke jalan dan rumah warga saat hujan deras berikutnya. Penanganan darurat ini harus diperkuat sebelum pembangunan permanen dilaksanakan,” tegasnya. (bus)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?